RSS

Catatan Produksi Dokumenter Pelajar Banjarnegara (LC Serayu Park)

Ditulis oleh : Riska Rahmayati, pelajar SMK Muhammadiyah Majenang)

Kameramen mengambil gambar suasana di ruang Karaoke

Selasa 21 Maret 2017. Usai sudah produksi film tentang Tugu Peringatan di dusun Legetang, Pekasiran Banjarnegara. Namun bukan berarti usai sudah semua kegiatan. Para pelajar Banjarnegara masih melanjutkan produksi film selanjutnya. Film selanjutnya disutradarai oleh Adi Sucipto pelajar asal SMK Darunnajah Banjarnegara, yang mengupas kisah tentang Lady Companion (LC) atau yang sering kita dengar dengan sebutan pemandu lagu, di Serayu Park yang berada di Kabupaten Banjarnegara.

Ketika itu, matahari telah kembali keperaduannya, sekitar pukul 19.40 WIB Pelajar SMK Darunnajah Banjarnegara yang dibantu pelajar dari SMK N1 Gombong, SMK Muhammadiyah Majenang dan SMK Dr.Sutomo Cilacap telah bersiap untuk melakukan perjalanan ke Serayu Park. Lama perjalanan ditempuh kurang lebih sekitar 10 menit. Suasana hujan rintik di keheningan malam mengawali perjalanan ini. Pada pukul 20.00 WIB, Sampailah mereka di sebuah tempat karaoke bernama Serayu Park. Lagu-lagu terdengar menggema menembus dinding tembok yang bertema aquarium laut. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2017 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Catatan Produksi Dokumenter TUGU PERINGATAN

(Ditulis oleh : Riska Rahmayati, pelajar SMK Muhammadiyah Majenang)

Suasana Produksi Dokumenter Pelajar Banjarnegara

Saat itu langit masih gelap gulita, sedikitnya 17 pelajar yang berasal dari SMK  Darunnajah Banjarnegara, SMK  N1 Gombong, SMK Muhammadiyah Majenang dan SMK Dr.Sutomo Cilacap telah berada di sebuah ruang SMK Darunnajah Banjarnegara. Mereka hendak memproduksi 3 buah film yang akan digarap selama 3 hari sejak tanggal 21 sampai dengan 23 Maret 2017. Dan pagi ini, adalah hari pertama produksi dokumenter dimulai.

Waktu menunjukan pukul 05.00 WIB. Sebuah mobil telah menunggu mereka untuk melakukan perjalanan ke Dukuh Legetang kecamatan Batur. Lama perjalanan yang ditempuh kurang lebih sekitar 2 jam.  Suasana canda tawa terdengar jelas mengiringi perjalanan yang sangat dingin. Suhu udara yg menusuk hingga ubun-ubun  tidak mematahkan semangat  17 anak muda untuk berkarya di dunia baru yg mereka pijak. Pada pukul 07.30 WIB, sampailah mereka di sebuah lereng, dukuh Legetang

Agenda di mulai dengan merekam jalanan tanjakan menuju lokasi (tugu peringatan). Suasananya begitu asri. Pemandangan indah sawah-sawah menghampar, perkebunan kentang dan sayur mayur membuat suasana terasa begitu asri. Petani-petani di desa ini setiap hari harus melalui jalanan berbatuan yang licin, menanjak, menuju perkebunan sayur.

Setelah selesai merekam suasana perjalanan menuju Tugu, mereka melanjutkan aktifitas merekam kabut-kabut tebal yg menutupi pegunungan tinggi, sayur mayur tumbuh subur terutama kentang yang saat ini sudah mulai di tanami. Selain itu ada juga bawang merah ,wortel, kubis dan tomat. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2017 in Utama

 

3 Mahasiswa IKJ berbagi Keilmuan di Sangkanparan Cilacap

Mahasiswa IKJ sedang berbagi di Sangkanparan

Mahasiswa IKJ sedang berbagi di Sangkanparan

Kamis  9 Februari 2017 sore, halaman Sangkanparan masih penuh dengan 20 pelajar yang berasal dari SMK Dr. Soetomo Cilacap, SMK Muhhamadiyah Majenang, SMK Darrunajah Banjarnegara dan SMKN1 Gombong. Mereka kini tengah memperhatikan materi yang selanjutnya dibagikan pada hari itu. Ya materi tentang Sinematografi dan Penyutradaraan. Materi Sinematografi disampaikan oleh Almaz Nurfajri dan Arif Budiono sementara materi Penyutradaraan disampaikan oleh Nur Hidayatul Fitria. Ketiganya adalah mahasiswa IKJ yang baru saja naik ke semester 2 dan mengisi aktifitas liburanya dengan berbagi keilmuan di TBM Sangkanparan. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 9, 2017 in Utama

 

Pemberdayaan Diri berbasis Hypnosis

Suasana Hypnotherapy di Sangkanparan

Suasana Hypnotherapy di Sangkanparan

Kamis 9 Februari 2017 merupakan hari yang sangat special untuk para pelajar yang tengah mengikuti Prakerin di TBM Sangkanparan. Pasalnya, Praktisi Hipnosis Dwi Riyanto yang lebih dikenal dengan sebutan Master Anto, CHt, CI, Coach CMNVH ini meluangkan waktu mengisi materi di TBM Sangkanparan. Materi pemberdayaan dan pemrograman pikiran berbasis Hipnosis ini disampaikan secara fun dan kooperatif dihadapan 20 pelajar SMK yang berasal dari Cilacap, Majenang, Gombong dan Banjarnegara. Para pelajar mendapatkan pembelajaran yang sangat efektif untuk mengembangkan diri, membangun kepercayaan diri mencapai sukses. Beberapa hal yang selama ini dianggap sebagai rintangan sebenarnya hanyalah ketakutan yang semu, dan hal-hal tersebut yang seharusnya dihilangkan hingga para pelajar bisa meraih sukses dengan keyakinan yang tinggi. Master Anto sendiri memberikan tips pengembangan diri melalui 5 panca indera. Melalui 5 panca indera itulah kita bisa memaksimalkan kemampuan yang dimiliki, dan itu adalah karunia dari Tuhan yang diturunkan kepada manusia di dunia ini. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 9, 2017 in Utama

 

GESEX BAND Garap VIDEO KLIP

Suasana Produksi Video Klip di Oemah Alit

Suasana Produksi Video Klip di Oemah Alit

Group band bentukan remaja Cilacap yang menyandang nama Gesex, garap video klip untuk lagu-lagunya. Gesex Band yang beraliran rock ini nampaknya sudah mulai serius menggarap lagu-lagu ciptaannya sendiri. Salah satunya yaitu lagu berjudul Nusakambangan. Lagu yang diberi judul Nusakambangan ini berkisah tentang pulau Nusakambangan sebagai pulau yang penuh misteri. Dikisahkan dalam lagu ini, pulau nusakambangan adalah pulau tempat memenjarakan orang-orang yang dijerat persoalan hukum. Proses Recording untuk lagu-lagu Gesex Band dilakukan di Delima Studio Cilacap. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 2, 2017 in Utama

 

Materi Baru di 2017 “Belajar Bahasa Inggris dan Jepang”

Suasana Belajar di Sangkanparan

Suasana Belajar di Sangkanparan

Januari 2017 merupakan awal bagi para pelajar dari Cilacap, Majenang, Banjarnegara dan Gombong untuk mendalami berbagai hal tentang dunia multimedia di TBM Sangkanparan. Sangkanparan yang selama ini melakukan kerja-kerja kreatif dalam bentuk fasilitasi remaja berkarya memiliki materi baru yang akan disampaikan khusus untuk para pelajar yang mengikuti program Prakerin di TBM Sangkanparan. Jika sebelumnya aktifitas disangkanparan diwarnai dengan hal-hal teknis seperti fotografi, pengenalan kamera, sinematografi, desain grafis, sablon cukil, film dan lain-lain, kini materi belajar bahasa asing menjadi hal baru di TBM Sangkanparan. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 18, 2017 in Utama

 

PONGKOR Kisahkan penderitaan warga Tarisi

Suasana Produksi Film Pongkor

Suasana Produksi Film Pongkor

Nur Hidyatul Fitria, yang beberapa tahun lalu mengukir prestasi melaui karya film documenter berjudul Korban Bendung Manganti dan mendapat beberapa penghargaan di ajang festival film, kini tengah disibukan dengan karya barunya. Jika sebelumnya Nur membuat film dokumenter, kini dirinya menggarap sebuah film fiksi berjudul Pongkor. Tak jauh dari film sebelumnya yang mengangkat kisah tentang warga Tarisi, Wanareja Cilacap yang menjadi korban terhadap berdirinya Bendungan Manganti, film Pongkor juga mengkisahkan satu keluarga yang kehilangan lahan pekerjaanya karna sawahnya selalu tergenang air. Dikisahkan Arni seorang anak SD  yang selalu melakukan aktifitas yang tak dilakukan oleh anak-anak seusianya, yaitu menguras air rawa. Arni berharap air yang menggenang di sawah milik orang tuanya itu bisa habis dengan cara dikuras. Dengan demikian orang tuanya bisa kembali punya sawah dan tidak kelaparan. Sejak Bendungan Manganti dibangun, banyak sawah di desa Tarisi yang tergenang air dan akhirnya banyak pula warga yang kehilangan pekerjaanya sebagai petani. Ayah Arni yang tidak bisa lagi menggarap sawahnya, terpaksa harus menjadi penderes pohon kelapa demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun nasib berkata lain, air nira yang diambil kadang tidak dapat dijadikan gula aren dan cenderung gagal. Penderitaan yang dirasakan oleh Arni dan keluarga tak berhenti disini. Ditengah upaya Arni menguras air di sawah yang kini menjadi rawa, Ayah terjatuh dari pohon kelapa dan akhirnya meninggal. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 29, 2016 in Utama