RSS

Arsip Kategori: BERITA TERBARU

apa saja berita terbaru sangkanparan?

Catatan Produksi Dokumenter (Rencana Pembangunan Bendungan Matenggeng)

Suasana produksi dokumenter SMK Muhammadiyah Majenang

Setelah selesai menggarap film dokumenter tentang  “Pembuatan Coet”  pelajar SMK Muhamadiyah majenang melanjutkan film ke-3 yang menceritakan tentang rencana pembangunan bendungan matenggeng. Film yang disutradarai oleh Riska Rahmayati mulai diproduksi pada hari rabu 5 april 2017.

Aktifitas diawali dengan mengambil sunrise dan suasana pasar didaerah tambak sari.Dilanjutkan menyusuri jalan ke lokasi rencana pembangunan bendung. Kami harus menyusuri jalan berliku, menuruni bukit sejauh 3 km yang ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit.

Pak Tabirin menjelaskan “Rencana pembangunan bendungan  Matenggeng ini, akan menenggelamkan 14 desa salah satunya Desa Matenggeng. Rencana pembangunan bendungan ini sudah disetujui oleh sebgian besar masyarakat desa, termasuk juga Desa Bingkeng yang terkena rendaman terluas”. Ujar Pak Tabirin selaku Kades Matenggeng.

Pak Tabirin juga menunjukan denah perencanaan pembangunan bendungan matenggeng. Setelah selesai berbincang dengan pak Tabirin, pak Arsim dan Pak Lili selaku perangkat desa yang mengetahui perencanaan tersebut, kami memutuskan untuk kembali ke basecamp untuk istirahat sejenak. Perjalanan kali ini begitu menguras tenaga, karena kami harus kembali berjalan kaki menaiki bukit sejauh 3 km. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 7, 2017 in BERITA TERBARU

 

Catatan Produksi Dokumenter (Pembuat Coet)

Ditulis oleh : Irva Febriani pelajar SMKN2 Pekalongan

Suasana produksi dokumenter pelajar Majenang

Selasa, 4 April 2017 setelah selesai memproduksi film tentang penggali pasir di Desa Cikaronjo, pelajar SMK Muhammadiyah Majenang melanjutkan agendanya yaitu mengarap film kedua tentang pembuatan coet yang disutradarai oleh Reza Khoirul Azizy.

Aktifitas diawali dengan mengambil gambar kegiatan Pak Wartoyo salah seorang pengusaha coet yang sedang melepaskan coet dari cetakan dan diselingi dengan pengambilan gambar serpihan coet. “Kisah tentang para pembuat coet ini berawal dari masyarakat Banyumas yang membawa coet ke Desa Bantar Dusun Kedung Loa pada tahun 1987. Dan sampai sekarangpun warga desa masih menggeluti usaha membuat coet karena sangat membantu perekonomiannya. “ Ujar Pak Wartoyo. Indahnya curug Di Desa Bantar menggugah jiwa kami untuk sekedar melepas penat. Setelah hampir semua basah kuyub sekitar pukul 09.30 kami segera kembali ke basecamp untuk sarapan.

Pukul 10.00 kami melanjutkan produksi menuju ke Dusun Pasireja untuk melakukan wawan cara terhadap Pak Dzulkarim, seorang pembuat coet yang kini tangannya sudah tidak mampu untuk membuat coet karena terlalu sering terkena serpihan coet. Setelah itu kami pindah lokasi ke rumah pak Wasiman yang rumahnya tidak jauh dari pak Dzulkarim. Di tempat pak Wasiman kami melakukan wawancara dan  pengambilan gambar terhadap batu bata yang dibuat dari serpihan coet. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 5, 2017 in BERITA TERBARU

 

Catatan Produksi Dokumenter (PENGGALI PASIR CITANDUY)

Ditulis oleh : Irva Febriani pelajar SMKN2 Pekalongan)

suasana produksi dokumenter pelajar majenang (3/4)

Minggu, 2 April 2017 pelajar SMK Muhammadiyah Majenang memulai produksi film dokumenter yang dibantu oleh pelajar SMK N 2 Pekalongan dan pelajar SMK Dr. Soetomo Cilacap. Ada 3 film yang akan digarap. Film pertama menceritakan tentang penggalian pasir di sungai Citanduy. Film ini disutradarai oleh Dwi  Novitasari pelaja SMK Muhammadiyah Majenang. Aktifitas diawali dengan briefing dan diteruskan mengambil suasana sore hari disungai citanduy.

Sungai Citanduy yang terletak di Desa Cikoronjo menjadi sumber pencaharian warga sekitar, karena sungai Citanduy mengandung pasir yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, selain itu mengambil pasir disungai ini juga dapat menjaga sungai agar tetap mengalir normal. “Ujar Pak Rasiman yang merupakan salah satu narasumber. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 3, 2017 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Catatan Produksi Dokumenter Pelajar Banjarnegara (PEMBUAT KERANJANG DAWET)

Ditulis oleh : Riska – pelajar SMK Muhammadiyah Majenang

suasana produksi Dokumenter pelajar Banjarnegara

Kamis 23 Maret 2017, Usai sudah produksi film tentang Pemandu Lagu/LC di Serayu Park Banjarnegara. Selanjutnya di teruskan dengan Hari terakhir produksi film dokumenter pelajar Banjarnegara .film yang disutradarai oleh Fajri Ramadhani Nur Magfiroh pelajar asal  SMK Darunnajah Banjarnegara mengupas kisah tentang pembuat keranjang dawet di Banjarnegara.

Masih berpijak  di bawah langit yang sama. Di pagi yang sedikit suntuk  dibuka dengan berdoa bersama sebelum melakukan perjalanan oleh Divisi Spiritual pelajar asal SMK N1 Gombong yaitu Yuni Tulastriningsih. Suasana sunyi menemani perjalanan kami selama di mobil sekitar pukul 07.20 WIB. Tiba di lokasi pertama yaitu Rumah Bapak Nardi di desa Rajasa sekitar pukul 07.30 WIB. Kamera sudah disiapkan. Para pelajar asal SMK Darunnajah Banjarnegara, SMK Muhammadiyah Majenang, SMK N1 Gombong dan SMK Dr.Sutomo Cilacap mulai merekam cara pembuatan keranjang dawet sekitar pukul 07.41 WIB. Gambar wayang Semar mulai diukir di atas kayu, kemudian  di tebali dengan spidol oleh pengrajin  lalu di cat agar lebih indah.  Usai merekam aktifitas Pak Nardi membuat keranjang dawet, para tim mulai mewawancarai pak Nardi.

Pak Nardi lahir sekitar tahun 1960. Usaha berjualan keranjang dawet  dimulai ketika dirinya berusia sekitar 26 tahun. Dirinya meneruskan usaha keturunan ketiga setelah  almarhum Ayahnya wafat. Krisis ekonomi sekitar tahun 1998 membuat banyak pesaing yang bermunculan. Istilah pemesanan dulu disebut dengan Getuk Tulen ialah pembeli langsung  bercabang melalui info lisan dan  membeli langsung datang ke rumah. Pembeli yang paling jauh berasal dari Kalimantan dan Sumatra penjualan juga sampai ke Negara Hongkong. kualitas terbaik keranjang dawet berasal dari kayu manhoni  dijual dengan kurang lebih Rp. 850 K per satu pasang keranjang dawet dengan wayangnya  dan yang murah berasal dari pohon albi di jual seharga Rp. 600 K per pasang, kini usaha keranjang dawet juga di jual online mengikuti perkembangan zaman. Pembeli online terjauh berasal dari lampung dan Medan. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 24, 2017 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Catatan Produksi Dokumenter Pelajar Banjarnegara (LC Serayu Park)

Ditulis oleh : Riska Rahmayati, pelajar SMK Muhammadiyah Majenang)

Kameramen mengambil gambar suasana di ruang Karaoke

Selasa 21 Maret 2017. Usai sudah produksi film tentang Tugu Peringatan di dusun Legetang, Pekasiran Banjarnegara. Namun bukan berarti usai sudah semua kegiatan. Para pelajar Banjarnegara masih melanjutkan produksi film selanjutnya. Film selanjutnya disutradarai oleh Adi Sucipto pelajar asal SMK Darunnajah Banjarnegara, yang mengupas kisah tentang Lady Companion (LC) atau yang sering kita dengar dengan sebutan pemandu lagu, di Serayu Park yang berada di Kabupaten Banjarnegara.

Ketika itu, matahari telah kembali keperaduannya, sekitar pukul 19.40 WIB Pelajar SMK Darunnajah Banjarnegara yang dibantu pelajar dari SMK N1 Gombong, SMK Muhammadiyah Majenang dan SMK Dr.Sutomo Cilacap telah bersiap untuk melakukan perjalanan ke Serayu Park. Lama perjalanan ditempuh kurang lebih sekitar 10 menit. Suasana hujan rintik di keheningan malam mengawali perjalanan ini. Pada pukul 20.00 WIB, Sampailah mereka di sebuah tempat karaoke bernama Serayu Park. Lagu-lagu terdengar menggema menembus dinding tembok yang bertema aquarium laut. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2017 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

SD PIUS CILACAP Juara 1 Festival Film Pelajar Jogja 2016

Prana, Dewi dan Insan, berpose di FFPJ 2016

Prana, Dewi dan Insan, berpose di FFPJ 2016

Seperti biasanya, Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) yang hadir setiap tahun ini selalu ramai diikuti oleh pelajar dari segala penjuru di Indonesia. Para pembuat film dari Aceh sampai Papua, bertemu dalam ajang Festival Film yang diselenggarakan di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Bantul, Jogjakarta sejak 17-18 Desember 2016. Banyak kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari. Seperti Pemutaran film-film yang lolos dalam ajang FFPJ, Seminar Nasional, Kelas Persahabatan dan Perdamaian, Api Ekspresi, Temu Komunitas, Forum Pendidik serta Penganugerahan Film Terbaik FFPJ 2016. Kegiatan yang memasuki tahun ke-7 ini mengusung tema besar Persahabatan dan Perdamaian. Jika di tahun-tahun sebelumnya, kompetisi hanya diperuntukan untuk SMP dan SMA/sederajat, tahun ini dibukalah kompetisi video untuk kategori SD. Tahun ini, Prana Ramadania video maker cilik asal SD PIUS CILACAP hadir sebagai nominator untuk video Persahabatan dan Perdamaian kategori SD. Melalui karya perdananya berjudul Indahnya Persaudaraan di Desa, menghantarkan Prana sebagai siswi SD Pius Cilacap dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini. Video yang dibuat Prana ini menceritakan tentang liburan keluarga di desa. Dirinya merekam aktifitas adiknya dan kakeknya yang bermain bersama, lalu suasana desa saat bergotong royong membantu acara hajatan di rumah tetangga. Rekaman tersebut kemudian dikemas menjadi video pendek berdurasi 3 menit. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 19, 2016 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Dewi Nur Aeni & Sri Rohani Raih Penghargaan FEMALE FOOD HERO

Sri Rohani dan Dewi Nur Aeni berfoto usai menerima penghargaan

Sri Rohani dan Dewi Nur Aeni berfoto usai menerima penghargaan

Sebagai seorang perempuan dalam kehidupan berkeluarga sudah pasti memiliki peran yang besar. Begitu juga dalam bidang pertanian, perempuan yang satu ini turut membantu suaminya mengelola lahan pertanian yang dijadikan sumber penghidupan bagi keluarganya. Sri Rohani, perempuan yang tinggal di desa Wiromartan, Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen ini belum lama ini dinobatkan sebagai Perempuan Pahlawan Pangan. Penghargaan yang diberikan oleh Rimbawan Muda Indonesia (RMI) dan OXFAM dalam ajang FEMALE FOOD HERO (FFH) 2016 di Jakarta memberikan penghargaan kepada 9 Perempuan Pejuang Pangan serta 6 videomaker yang telah memfilmkan aktifitas petani.

Penganugerahan, Female Food Hero dilaksanakan di Café Cikini pada Minggu, 16 Oktober 2016 pada pukul 12.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut diadakan pula diskusi bersama 9 perempuan pejuang pangan serta 6 video maker yang telah memfilmkan aktifitas pejuang pangan.

Ternyata, kegiatan Female Food Hero 2016 tak berhenti pada kegiatan penghargaan dan diskusi saja, para finalis diajak mengikuti Educational Trip ke Camp Hulu Cai Bogor, acara educational trip yang dilaksanakan pada hari Senin, 17 Oktober 2016 diwarnai dengan kegiatan masak bersama, outbond, materi videografi  oleh Dandy Laksono, serta program seputar pertanian yang diikuti oleh para perempuan pejuang pangan terpilih. Malamnya usai makan malam diadakan bakar jagung bersama dan evaluasi serta sharing dan evaluasi kegiatan FFH 2016. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 29, 2016 in BERITA TERBARU, Utama