RSS

Arsip Bulanan: Desember 2016

PONGKOR Kisahkan penderitaan warga Tarisi

Suasana Produksi Film Pongkor

Suasana Produksi Film Pongkor

Nur Hidyatul Fitria, yang beberapa tahun lalu mengukir prestasi melaui karya film documenter berjudul Korban Bendung Manganti dan mendapat beberapa penghargaan di ajang festival film, kini tengah disibukan dengan karya barunya. Jika sebelumnya Nur membuat film dokumenter, kini dirinya menggarap sebuah film fiksi berjudul Pongkor. Tak jauh dari film sebelumnya yang mengangkat kisah tentang warga Tarisi, Wanareja Cilacap yang menjadi korban terhadap berdirinya Bendungan Manganti, film Pongkor juga mengkisahkan satu keluarga yang kehilangan lahan pekerjaanya karna sawahnya selalu tergenang air. Dikisahkan Arni seorang anak SD  yang selalu melakukan aktifitas yang tak dilakukan oleh anak-anak seusianya, yaitu menguras air rawa. Arni berharap air yang menggenang di sawah milik orang tuanya itu bisa habis dengan cara dikuras. Dengan demikian orang tuanya bisa kembali punya sawah dan tidak kelaparan. Sejak Bendungan Manganti dibangun, banyak sawah di desa Tarisi yang tergenang air dan akhirnya banyak pula warga yang kehilangan pekerjaanya sebagai petani. Ayah Arni yang tidak bisa lagi menggarap sawahnya, terpaksa harus menjadi penderes pohon kelapa demi mencukupi kebutuhan sehari-hari. Namun nasib berkata lain, air nira yang diambil kadang tidak dapat dijadikan gula aren dan cenderung gagal. Penderitaan yang dirasakan oleh Arni dan keluarga tak berhenti disini. Ditengah upaya Arni menguras air di sawah yang kini menjadi rawa, Ayah terjatuh dari pohon kelapa dan akhirnya meninggal. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 29, 2016 in Utama

 

SD PIUS CILACAP Juara 1 Festival Film Pelajar Jogja 2016

Prana, Dewi dan Insan, berpose di FFPJ 2016

Prana, Dewi dan Insan, berpose di FFPJ 2016

Seperti biasanya, Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) yang hadir setiap tahun ini selalu ramai diikuti oleh pelajar dari segala penjuru di Indonesia. Para pembuat film dari Aceh sampai Papua, bertemu dalam ajang Festival Film yang diselenggarakan di Pondok Pemuda Ambarbinangun, Bantul, Jogjakarta sejak 17-18 Desember 2016. Banyak kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari. Seperti Pemutaran film-film yang lolos dalam ajang FFPJ, Seminar Nasional, Kelas Persahabatan dan Perdamaian, Api Ekspresi, Temu Komunitas, Forum Pendidik serta Penganugerahan Film Terbaik FFPJ 2016. Kegiatan yang memasuki tahun ke-7 ini mengusung tema besar Persahabatan dan Perdamaian. Jika di tahun-tahun sebelumnya, kompetisi hanya diperuntukan untuk SMP dan SMA/sederajat, tahun ini dibukalah kompetisi video untuk kategori SD. Tahun ini, Prana Ramadania video maker cilik asal SD PIUS CILACAP hadir sebagai nominator untuk video Persahabatan dan Perdamaian kategori SD. Melalui karya perdananya berjudul Indahnya Persaudaraan di Desa, menghantarkan Prana sebagai siswi SD Pius Cilacap dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini. Video yang dibuat Prana ini menceritakan tentang liburan keluarga di desa. Dirinya merekam aktifitas adiknya dan kakeknya yang bermain bersama, lalu suasana desa saat bergotong royong membantu acara hajatan di rumah tetangga. Rekaman tersebut kemudian dikemas menjadi video pendek berdurasi 3 menit. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 19, 2016 in BERITA TERBARU, INFORMASI