RSS

Pelajar Banjarnegara Garap 6 Film Dokumenter

11 Apr

prodSetelah sebelumnya mereka melakukan riset selama satu bulan, serta mengolah treatmen dan persiapan, tiba saatnya pelajar SMK Darunnajah Banjarnegara garap 6 Film Dokumenter. Proses produksi film  dokumenter ini difasilitasi sepenuhnya oleh komunitas Sangkanparan Cilacap. Insan Indah Pribadi selaku pengelola komunitas Sangkanparan, langsung terjun kelokasi produksi film untuk mendampingi para pelajar garap film..

Ada 6 cerita yang diangkat dalam film Dokumenter garapan pelajar Banjarnegara. Semuanya berlatar belakang social ekonomi dan berada di wilayah Banjarnegara. Ke-6  film tersebut adalah : KENTANG, yang bercerita tentang kisah petani kentang di Wanayasa, Banjarnegara. Film ini disutradarai oleh Ichtiar Fiqri Zen.Yang  kedua mengangkat kisah tentang SALAK, disutradarai langsung oleh Septi Nurhidayati. Selanjutnya ada film tentang KERAMIK KLAMPOK, mengangkat kisah tentang pengrajin keramik home industry di wilayah Klampok Banjarnegara, disutradarai oleh Khajat Alfian. Kemudian film DAWET AYU yang menceritakan tentang kuliner khas Banjarnegara yang terkenal dan disutradarai oleh Wahyu Rianti. Sementara 2 film yang terakhir adalah TEH yang disutradarai oleh Rofiq Darmawan dan PANCI disutradarai oleh Roky. Proses produksi 6 film dokumenter ini dimulai sejak Senin, 4 April 2016 dan berakhir pada hari Jumat, 8 April 2016.

Praktek Langsung

Dalam memproduksi 6 film dokumenter ini, para pelajar SMK Darunnajah Banjarnegara mempraktekan langsung apa yang mereka pelajari sebelumnya di Sangkanparan. Seperti halnya pengambilan gambar. Mereka mempraktekan langsung, bagaimana proses pengambilan gambar yang baik. Anifah, salah satu siswi cantik SMK Darunnajah Banjarnegara ini merasa sedikit gugup, tatkala banyak sekali moment yang terlewatkan dan tidak sempat terekam dalam kameranya. “Merekam gambar dalam film dokumenter itu harus cepat. Kalo kita tidak tanggap dan kurang respon maka selalu ketinggalan moment.” Ungkapnya.

Sementara Insan Indah Pribadi turut serta mendampingi produksi dengan berkeliling ke 6 lokasi pengambilan gambar. Dirinyamemberikan pendampingan selama produksi  film, dari penyutradaraan, pengambilangambar, management produksi hingga sampai di meja editing.  “Yang saya lakukan hanya pendampingan saja. Tidak ada intervensi dalam cerita yang mereka angkat. Semua cerita dan plot atas inisiatif para siswa” ujar Insan sembari mendampingi parapelajar Banjarnegara mengambil gambar satu per satu.

Selain dukungan dari Sangkanparan, para pelajar SMK Darunnajah Banjarnegara juga mendapat dukungan transportasi dari sekolah. Proses perpindahan dari lokasi satu ke lokasi yang lain menggunakan mobil yang disediakan pihak sekolah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 11, 2016 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: