RSS

Libatkan Seniman, Garap Ilustrasi Musik untuk Film

01 Mar
Adi Sasmito, memainkan alat musik didepan para sutradara muda

Adi Sasmito, memainkan alat musik didepan para sutradara muda

Sabtu, 27 Februari 2016 para pelajar SMK Muhammadiyah Majenang yang sedang menjalankan Prakerin di TBM Sangkanparan terlihat sibuk mempersiapkan alat-alat music tradisional. Beberapa alat music tersebut diantaranya adalah : Gitar, Sape, Hisapi, Gambus/luth, djembe, seruling sunda, seruling bali, dan bermacam alat music tradisional lainya. Alat-alat tersebut digunakan untuk membuat sebuah illustrasi music. Tentu saja illustrasi music yang dibuat bukan hanya untuk main-main. Melainkan digunakan untuk beground sebuah film documenter.

Defi Hikmawati dan Kiki Ismawati adalah sutradara-sutradara muda yang tengah merampungkan film dokumenter mereka. Defi Hikmawati melalui filmnya berjudul ARANG BATHOK KELAPA hendak mengangkat kisah pengrajin arang bathok di kecamatan Kedungreja, sementara Kiki Ismawati melalui filmnya TIKAR PANDAN hendak mengangkat kisah tentang pengrajin Tikar berbahan dasar daun pandan di daerah Cimanggu Cilacap.

Tentu saja kedua film ini memerlukan sentuhan harmoni musik tradisional yang khas. Oleh sebab itu,Kiki dan Defi melibatkan seniman music di Cilacap untuk menggarap iringan music terebut. Seperti biasanya, para pelajar didikan sangkanparan melibatkan Tofik Suseno dan Sasmito Adi dalam penggarapan illustrasi music sebuah film.

Sasmito Adi, selaku seniman yang menekuni dunia music sejak lama memberikan banyak masukan kepada para pelajar yang tengah menggarap film documenter tersebut. Tukar pikiran antara sutradara dan para pemain music terjadi, sehingga terciptalah sebuah iringan music yang pas untuk adegan-adegan yang ada dalam film. Sementara bagi Tofik Suseno, “musik sebagai illustrasi dalam sebuah film, harus bisa membangun suasana yang harmoni. Jadi proses membuat illustrasi music itu tidak mudah”, ungkap Tofik sambil memainkan perkusi di hadapan para sutradara muda dari SMK Muhammadiyah Majenang itu.

Proses pembuatan illustrasi music ini mungkin tidak hanya selesai dalam sehari. Semua tergantung mood dan imajinasi yang didapat. Defi dan Kiki pun tetap sabar dengan proses pencarian ide para pencipta music dalam film mereka. “Ya kita sabar menunggu, sampai music yang didapat benar-benar bisa menggambarkan suasana yang dibangun dalam film” ujar gadis manis berkerudung ini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 1, 2016 in BERITA TERBARU

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: