RSS

Wiwit Kopi di Lereng Muria

27 Agu
Perform Chaira Andhia Putri dlm acara Wiwit Kopi Muria

Perform Chaira Andhia Putri dlm acara Wiwit Kopi Muria

Pagi yang begitu dingin tidak menjadi kendala bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan menuju kebun kopi Muria. Pukul 09.00 WIB mereka sudah siap untuk menerjang jalan yang menanjak dan sempit. Dihantar sebuah mobil bak terbuka mereka menyusuri jalan dan menikmati pemandangan indah di lereng Muria.

Siti Muldiatun Nasikhah siswi dari SMK Negeri 1 Kebumen mengungkapkan perasaannya, “Saya pernah merasakan perjalanan seperti ini, namun disini suasananya berbeda kita bisa melihat pemandangan yang indah dari atas bukit”. Selain itu ada juga Alfianti Damayanti siswi SMK Muhammadiyah Majenang yang mengungkapkan perasaan senangnya. “Suasananya adem banget, sejuk dan menyenangkan, meskipun saya sedikit takut karena jalannya terjal” ungkapnya.

Setelah sampai di Lereng Muria, mereka melanjutkan perjalanan ke lokasi Wiwit Kopi dengan berjalan kaki. Di tempat ini, kita bisa melakukan tracking wisata menyusuri kebun kopi, serta menikmati indahnya alam melalui permainan Flying Fox. Dalam kesempatan ini mereka tidak segan – segan untuk mencoba menggantung pada seling sepanjang 200 meter yang melintasi kebun kopi di Lereng Muria. Keseruan ini diungkapkan dengan teriakan-teriakan histeris dari mereka. Seperti halnya Linda Agustin siswi dari SMK Negeri 1 Kebumen yang awalnya tidak berani, akhirnya mencoba untuk bermain Flying Fox. ”Sebelum saya bermain badan saya dingin tapi pengin mencoba. Saat bermain saya merasa senang, dag dig dug, saya bisa meluapkan perasaan, intinya saya senang dan pengin mencoba lagi” jelasnya.

tim sangkanparan foto bersama panitia wiwit kopi Muria

tim sangkanparan foto bersama panitia wiwit kopi Muria

Acara Wiwit Kopi dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Acara inti seperti biasa dibuka berbagai sambutan dari beberapa kepala Dinas serta penyelenggara acara. Tak hanya itu selain sambutan ada juga beberapa hiburan. Diantaranya seperti tari panen kopi yang di bawakan adik-adik dari SD Negeri 1 Colo sebagai pembuka, musik akustik, dan tak kalah juga penampilan khusus disela-sela ceremony bancakan (makan bersama), Chaira Andhia Putri jauh-jauh datang dari Cilacap menyanyikan lagu special ciptaannya yang berjudul KOPI MURIA dan LERENG MURIA. Dalam acara ini juga terdapat pelepasan satwa sebaga bentuk kepedulian masyarakat akan pentingnya menjaga hutan dan seisinya, hal tersebut sekaligus pesan kepada semua masyarakat agar tetap melestarikan dan tidak memburu hewan. Wiwit kopi dilangsungkan bersama-sama. Tradisi memanen kopi ini telah berjalan sejak 2 tahun yang lalu. Di Muria, tradisi Wiwit kopi lebih ditekankan pada buah yang berwarna merah (petik merah).

Hari semakin sore, pukul 17.0 WIB acara usai dan mereka pulang dengan membawa oleh oleh kebahagiaan serta pengalaman yang tak terlupakan. Sejenak para pasukan dari Cilacap beristirahat dan persiapan untuk pulang. Disebuah rumah milik Hikmawati Inayah, para siswa didik Sangkanparan berbenah,  dan tepat pukul 21.00 WIB mereka siap siap untuk melanjutkan perjalanan pulang. Dalam perjalanan mereka tertidur lelap karena kelelahan, hingga tak terasa hari sudah pagi. Dan akhirnya mereka semua tiba di Cilacap dengan selamat. Membawa pengalaman kebahagiaan luar biasa. Terimakasih Kudus, Terimakasih Muria.. kami mendapat banyak pelajaran disana..

(ditulis oleh : Latifah)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: