RSS

Pemutaran Video Diary Jalan Remaja 1208 hadir di Kelurahan Tambakreja

13 Agu
Penonton yang hadir memenuhi Pendopo Oemah Joglo

Penonton yang hadir memenuhi Pendopo Oemah Joglo

Pemutaran video dalam rangka “Hari Remaja Internasional” dilakukan secara serentak diseluruh Indonesia pada hari Rabu 12 Agustus 2015, salah satunya di Kota Cilacap. Pemutaran dilakukan di dua tempat, yang pertama di TBM Sangkanparan dan yang kedua di Pendopo Oemah Joglo yang berada di Jalan Pisang Tambakreja Cilacap.

Malam itu, meski yang tercatat dalam kertas daftar hadir sekitar 65 orang, namun seketika penonton memenuhi pelataran pendopo, karena terlalu banyak penonton, maka yang lain terpaksa duduk di belakang. Ratusan penonton yang hadir malam itu tetap antusias menigikuti acara hingga usai.

Sebelum acara dimulai, Bapak Agus Hermawan selaku pemiik Oemah Joglo sekaligus pengelola Mitra Institut menyampaikan sambutannya dan dilanjutkan oleh Insan Indah Pribadi selaku koordinator pemutaran JR1208 di Cilacap. Tepatnya pukul 19.30 pemutaran video dimulai. Ada 5 nominasi yang masuk dalam Kategori Video Inspiratif tahun ini, yaitu Video Diary “Ini Cerita Kami” TBM Sangkanparan yang dibuat oleh siswa SMK Negeri 1 Cilacap, “Lentera Untuk Dria Raba” dari KISARA Bali, “Peka Vs Pekok” Rumah Belajar Ilalang Jepara”, “ Beda Paham Toa Masjid” Sabuk Cinema (SMA Bukateja Purbalingga) dan yang terakhir “ Lakukanlah “ karya PPAD Grobogan.

Video yang diputar pertama kali berjudul SMS (Sensitif Media Sosial) yang dibuat oleh Komunitas Pasir Putih, Lombok Nusa Tenggara Barat. Video ini menceritakan tentang media social yang seharusnya digunakan utnuk hal yang bermanfaat. Dan dilanjutkan dengan pemutaran video lain yang berada dalam kompilasi DVD Jalan Remaja 1208.

Suasana yang ramai menambah kehangatan pada malam itu. Sebelum selesai, siswa dari SMK Negeri 1 Cilacap mempresentasikan karyanya di depan penonton, pesan yang terkandung dalam video tersebut juga disampaikan dan seketika tanya jawab berlangsung. Acara dilanjutkan kembali dengan menonton video lain. Tidak terasa, semua video sudah diputar dan pertanyaan-pertanyaan mulai diajukan, salah satunya Fatiya Sinta dari Pisma 83 Community yang bertanya,” Mengapa kebanyakan remaja mengikuti style zaman sekarang, mengapa tidak bikin style sendiri?”.

Meski diluar konteks video yang dibuat, Deni Fajriyah sebagai pembuat ide video diary yang berasal dari SMK Negeri 1 Cilacap tersebut menanggapi,” Kita boleh mengikuti perkembangan jaman asal wajar dan tahu batasannya, mereka mungkin takut dibilang nggak gaul, kudet dan ndeso. Anak-anak sekarang kalau dibilang seperti itu kan minder, jadi pasti mereka ikut-ikutan”, ungkap Deni.

Kritik dan saran juga disampaikan Hendra, penonton yang berasal dari Tambakreja Rt IX mengungkapkan,” Video ini bisa memotivasi bangsa Indonesia dan remaja Indonesia agar bisa berkarya lebih baik lagi”, ungkapnya.

Pemutaran video di tempat ini merupakan pengalaman baru bagi penonton dan dapat menambah wawasan, ternyata remaja bisa berkarya dan kita sebagai remaja harus mampu menghasilkan karya yang lebih baik lagi. Pada pukul 21.30 acara ditutup, penutupan acara dilakukan oleh Insan Indah Pribadi.

 ( Ditulis Oleh : Linda Agustin )

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 13, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: