RSS

Fitri, siswi SMK Muhammadiyah Majenang Cilacap Raih Penghargaan di Festival Film Purbalingga

31 Mei
Fitri, saat menerima Penghargaan di Festival Film Purbalingga 2015

Fitri, saat menerima Penghargaan di Festival Film Purbalingga 2015

Nur Hidayatul Fitria, siswi SMK Muhamadiyah Majenang yang sejak beberapa hari bolak balik Majenang-Purbalingga ini mengungkapkan rasa syukurnya melalui Status FB-nya. Ia bersyukur film garapannya meraih penghargaan Film Dokumenter Terbaik dalam ajang Festival Film Purbalingga 2015 (FFP). Dalam statusnya ia menuliskan Allhamdullilah kmarin malam Film garapan saya dan teman2 mendapatkan pnghargaan Film Dokumenter Terbaik di Festival film Pbg 2015
Sya ucapkan terimakasih yg sebanyak”nya kpd Presiden sangkanparan dan teman” komunitas sangkanparan yg telah membantu,membina dan memfasilitasi Film kami.

Fitri, begitu sapaan akrab gadis yang saat ini tinggal di desa Tarisi Kecamatan Wanareja Cilacap, harus bolak-balik Purbalingga-Majenang, karena pada saat itu ia harus mengikuti UKK di Sekolahnya. Namun meski demikian ia sama sekali tidak pernah putus asa dan tetap semangat untuk menghadiri Festival Film Purbalingga 2015. Baginya ajang Festival itu, seperti ajang pertemuan filmaker pelajar dari berbagai daerah, dan selain itu ia juga bisa menyaksikan berbagai film yang diputar dalam Festival tersebut. “Di Festival Film Purbalingga, banyak program dan film-film yang nggak bisa didapatkan dengan mudah di tv atau yutub, makanya saya semangat sekali untuk hadir di Festival Film Purbalingga, biar bisa dapet banyak referensi tontonan alternatif yang lebih bermutu dari pada tayangan yang ada ditivi.” ungkap gadis yang saat ini masih duduk dibangku kel;as XI SMK Muhammadiyah Majenang.

Festival Film Purbalingga 2015 yang diselenggarakan sejak 02-30 Mei 2015 baru saja usai digelar. Fesival yang dijadikan ajang apresiasi film pelajar se-Banyumas Raya ini memberikan beberapa penghargaan seperti Film Fiksi SMA Favorit, Film Dokumenter SMA Favorit, Film Fiksi SMA Terbaik, Film Dokumenter SMA Terbaik, Film Fiksi SMP Terbaik dan Penghargaan Khusus Lintang Kemukus. Dan film berjudul KORBAN BENDUNG MANGANTI karya Nur Hidauatul Fitria, berhasil menyabet penghargaan FILM DOKUMENTER TERBAIK dalam ajang ini.

Film yang berkisah tentang penderitaan masyarakat desa Tarisi Kecamatan Wanareja karena lahan-lahan / sawah yang dimiliki warga selalu tergenang air, akibat pembangunan Bendung Manganti ini mampu menyedot perhatian Dewan Juri FFP kategori Dokumenter. Dalam pembacaan Rasionalisasi keputusan Dewan Juri, Imam Hamidi Antasalam salah satu dewan Juri kategori Dokumenter FFP 2015 menyatakan “film Korban Bendung manganti mampu menceritakan persoalan secara jelas. Bukan berarti film dokumenter yang lain buruk, namun lebih kepada kurang tajamnya informasi yang disampaikan terhadap persoalan-persoalan yang diangkat.” Sementara dewam juri lain, Indaru Setyo Nur P juga berpesan kepada Nur Hidayatul Fitria selaku sutradara untuk terus mempertahankan semangat dalam mengangkat hal-hal yang faktual. “Jangan behenti ! tetap semangat dan selalu kritis. Kalau bisa ungkap persoalan-persoalan yang ada didesa seperti persoalan pertanian, perkebunan, biar masyarakat tau, teryanta banyak sekali persoalan disitu”

Korban Bendung Manganti merupakan film yang digarap Fitri dan teman-temannya pada masa ia menjalani masa Prakerin di TBM Sangkanparan. Ide yang dianggap sederhana oleh Fitri ini ternyata disetujui oleh Insan Indah Pribadi (pengelola Sangkanparan) untuk digarap menjadi Film Dokumenter. Fitri sendiri awalnya merasa pesimis, karena kebanyakan teman-teman dari sekolah lain menggarap film tentang keindahan desa, Kebudayaan dan kesenian yang hampir semuanya mempetontonkan sisi keindahan. Sementara di film garapan Fitri, justru memperlihatkan sisi kesedihan warga selama berpuluh-puluh tahun karena sawah dan tanahnya selalu tergenang air.

Dan kini, Nur Hidayatul Fitria merasa bersyukur, ternyata idenya yang sederhana untuk mengangkat persoalan didesanya itu mendapat apresiasi. Ia merasa bersyukur pula karena film yang sepenuhnya difasilitasi oleh Komunitas Sangkanparan ini meraih penghargaan. Setelah sebelumnya mendapat penghargaan sebagai FILM DOKUMENTER TERFAVORIT dalam ajang YOUTH SINEAS AWARD 2015 di Denpasar Bali, Kini kembali raih Penghargaan sebagai FILM DOKUMENTER TERBAIK dalam ajang Festival Film Purbalingga 2015.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 31, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: