RSS

Nur dan Muslihan Raih Penghargaan YOUTH SINEAS AWARD

10 Mei
Muslihan dan Nur berfoto bersama usai menerima piala di YSA

Muslihan dan Nur berfoto bersama usai menerima piala di YSA

Ajang YOUTH SINEAS AWARD yang digelar oleh MadyaPadma, di Denpasar Bali 8-9 Mei 2015 memberikan banyak pengalaman berharga bagi Muslihan (Siswa SMK N1 Kebumen) dan Nur Hidayatul Fitria (SMK Muhammadiyah Majenang). Untuk kesekian kalinya film dokumenter berjudul JENITRI raih penghargaan di ajang kompetisi film. Setelah sebelumnya meraih Penghargaan di ajang Documentery Days FEUI Jakarta 2014 dan Festival Film Pelajar Jogja 2014, kini Film besutan Muslihan itu borong 4 penghargaan sekaligus sebagai FILM DOKUMENTER TERBAIK, SUTRADARA TERBAIK, SINEMATOGRAFI TERBAIK dan EDITOR TERBAIK – Ajang Youth Sineas Award 2015, di Denpasar Bali. Sementara Film berjudul KORBAN BENDUNG MANGANTI karya Nur Hidayatul Fitria siswi SMK Muhamadiyah Majenang juga raih Penghargaan FILM DOKUMENTER TERFAVORIT dalam ajang yang sama.

Melalui smsnya, Nur Hidayatul Fitria mengungkapkan kegembiraannya. Bagaimana tidak, film yang baru saja rampung di edit tiba-tiba 1 bulan kemudian mendapat penghargaan dalam ajang Festival Film Tingkat Nasional. Hal ini membuat Nur bisa berada di Pulau Dewata bersama 3 guru pendampingnya. Dahsyatnya lagi, mereka semua bisa tiba di Bali dengan menggunakan Mobil fasilitas dari Sekolahan (SMK Muhammadiyah Majenang).

Hingga saat tulisan ini diunggah, Muslihan, Nur dan para guru pendamping dari sekolah mereka masih berada di Bali untuk menyempatkan waktu berlibur sejenak. (mumpung nang Bali …)

Nur dan Muslihan adalah pelajar yang berbeda daerah, dan juga berbeda sekolah. Namun keduanya telah melewati “proses” bersama di TBM Sangkanparan Cilacap. Mereka berada di Sangkanparan selama masa Prakerin. Selama masa Prakerin itulah, para pelajar dari berbagai sekolah mengolah ide dan gagasan yang mereka miliki menjadi bentuk visual yang indah. Ya melalui film dokumenter, pelajar bisa bercerita tentang apapun. Mulai dari kisah-kisah ringan yang ada disekitar mereka, sampai berbagai kejadian yang terjadi di daerah tempat tinggal mereka. Proses yang tidak singkat ini mereka lalui. Diawali dengan riset dan pemetaan data-data, yang kemudian menjadi sebuah gagasan ide cerita, dan diolah menjadi treatmen untuk kemudian dieksekusi/diproduksi menjadi sebuah film dokumenter.

Insan Indah Pribadi pengelola TBM Sangkanparan menyatakan, bahwa sebuah “proses” sangatlah penting untuk mereka lalui. Jangan pernah berharap bisa mendapatkan hasil yang maksimal dalam waktu yang singkat. Karena biasanya segala sesuatu yang digarap cepat atau tergesa-gesa hasilnya kadang tidak maksimal. Mengutip kalimat pada sebuah poster yang terpampang di diding TBM Sangkanparan,  (NOT) EVERYBODY CAN MAKE (GOOD) FILM. Bisa diartikan seperti ini : Semua Orang Bisa Membuat Film, Tapi.. Tidak Semua Orang Bisa Membuat Film dengan Baik.

Dalam proses mendidik puluhan pelajar dari berbagai daerah, Insan tidaklah sendirian. Insan ditemani oleh Teguh Rusmadi, dan juga beberapa rekan-rekan yang turut berbagi di halaman rumah kecil yang seadanya itu. Semua dilakukan dengan sederhana dan apa adanya. Kegiatan yang dilakukan oleh para pelajar adalah hasil dari iuran dan patungan para pelajar sendiri. Sementara, pihak TBM Sangkanparan hanya memberikan support pendampingan dan memfasilitasi saja.

Kedepannya, Insan berharap prestasi-prestasi yang diraih para pelajar ini bisa menjadi motivasi bagi pelajar yang lain untuk ikut berkarya. Insan juga berharap Nur, Muslihan dan juga rekan-rekan yang lainnya tak berhenti sampai disini. Minimal prestasi-prestasi mereka ini bisa menjadi tabungan bagi mereka untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 10, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: