RSS

SMKN1 Kawunganten Filial KAMPUNG LAUT Produksi Film Dokumenter

24 Mar
Ria Irawan (sutradara Gula Semut) Sedang mengamati gambar arahan dari kameramen

Ria Irawan (kaos putih) sedang mengamati gambar pada kamera

3 hari yang padat dan penuh suka cita dilalui oleh para siswa SMK N1 Kawunganten Filial Kampung Laut Cilacap. Ya mereka tengah memproduksi 2 film Dokumenter. Film yang pertama yaitu tentang Gula Semut, yang mengambil lokasi di wilayah Kawunganten. Pak Rawin seorang penderes yang sudah sejak puluhan tahun mengolah air nira menjadi gula semut. Tidak seperti gula-gula lainnya, gula semut ini memiliki banyak keunggulan. Selain lebih sehat karena tidak dicampur dengan bahan atau  obat-obatan, gula semut ini memiliki harga yang lebih tinggi dibanding gula lainnya. Sehingga petani Gula semut lebih diuntungkan ketika mengolah Gula Semut dibandingkan gula jawa biasa. Gula semut ini memang jarang sekali diedarkan di pasaran Indonesia, tapi untuk wilayah luar negeri justru banyak sekali yang membutuhkan. “Pemasaran Gula Semut ini lebih banyak ke Jerman, dan Amerika ” ungkap pak Rawin petani Gula semut asal Kawunganten.

Film Dokumenter yang mengambil tema Gula semut ini disutradarai oleh Ria Irawan, seorang siswa SMK N1 Kawunganten (FILIAL KAMPUNG LAUT). Baginya Gula semut ini harus difilmkan agar semua masyarakat tau, bahwa di Kawunganten ada sekelompok petani Gula Semut yang hasil buminya dipasarkan sampai ke mancanegara. Dari kebanggan inilah memicu semangat pria kelahiran kampung laut untuk memfilmkannya. “Saya bangga, hasil bumi bangsa kita bisa di ekspor sampai keluar negeri. Dan lebih bangga lagi karena yang melakukan hal tersebut adalah kita, masyarakat Cilacap” ungkap Ria Irasan saat memproduksi film pertamanya.

Teguh Rusmadi sedang mendampingi para siswa produksi Dokumenter di Kampung Laut

Teguh Rusmadi sedang mendampingi para siswa produksi Dokumenter di Kampung Laut

Selain film Gula Semut, ada satu film lagi yang tak kalah menariknya. Kisah hidup seorang pengrajin Welit di Kampung Laut. Satu kisah ini yang membuat Herika siswi SMK N1 Kawunganten (Filial Kampung Laut) Cilacap, tergerak hatinya untuk memfilmkannya. Mbah Maja, seorang yang tua renta tinggal dirumah yang hampir roboh. Kesehariannya adalah menganyam welid. Begitulah sehari-hari, hingga welidnya berjumlah banyak kira-kira 100-200 buah, barulah ia menjual welid tersebut ke Kalipucang Jawa Barat. Proses menjual welid itupun tak mudah, ia harus mengangkut welid-welidnya dengan menggunakan perahu dan mendayng perahunya hingga 4 jam menuju ke Jawa barat. Disana ia berjumpa dengan seorang pengepul yang siap untuk membeli welid buatan Mbah Maja. Keuntungan yang tidak seberapa itu ia cukup-cukupkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama istri dan anaknya.

Kedua film tersebut digarap sejak hari Sabtu, 14 Maret sd Senin, 16 Maret 2015. Produksi film yang di fasilitasi oleh TBM Sangkanparan ini benar-benar memakan tenaga yang luar biasa. Selain medan menuju kampung Laut yang tidak normal alias rusak parah (susah dilalui motor) serta perjuangan para kru merekam perjalanan mbah Maja mengirim Welid ke Jawa Barat melalui jalur Laut. Sehingga dalam produksi ini, Sangkanparan menurunkan sedikitnya 4 mentor sekaligus untuk membantu produksi film Dokumenter SMK N1 Kawunganten (Filial kampung Laut) Cilacap.

Produksi film ini adalah kelanjutan dari hasil riset yang dilakukan para siswa selama mengikuti Prakerin di TBM Sangkanparan selama 3 bulan. Saatnya para siswa mengeksekusi ide ceritanya dalam sebuah film dokumenter, untuk kemudian di edit dan jadilah sebuah film dokumenter karya Pelajar kampung Laut Cilacap.

“Kami hanya memfasilitasi dan mendampingi saja, mereka (para pelajar) langsung praktek, menyutradarai sendiri, memegang kamera sendiri, dan mengedit sendiri” ujar Insan selaku fasilitator dalam produksi Film Dokumenter Pelajar SMK N1 Kawunganten (Filial Kampung Laut) Cilacap.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 24, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

2 responses to “SMKN1 Kawunganten Filial KAMPUNG LAUT Produksi Film Dokumenter

  1. YR Landung Laksono Simatupang

    Maret 24, 2015 at 2:33 pm

    Hebat! Maju terus Sangkanparan, Insan dkk., dan anak muda Kawunganten, Kampung Laut, dsk.

     
    • sangkanparan

      April 3, 2015 at 1:35 am

      terimakasih om… mohon doanya…

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: