RSS

Anak Sopir, Raih 2 Penghargaan Sekaligus !

01 Des
Muslihan menerima penghargaan di DocDays FEUI

Muslihan menerima penghargaan di DocDays FEUI

Sebuah Film Dokumenter garapan Muslihan siswa SMK N1 Kebumen raih 2 penghargaan sekaligus dalam event yang digelar oleh Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang diberi nama DOCUMENTARY DAYS FE UI (DocDays2014). Kegiatan tahunan ini digelar selama beberapa hari. Screening In dan Screening Out memutarkan film-film Dokumenter yang masuk ke meja panitia. Ada sedikitnya 40 film yang diputar dalam gelaran tersebut. Film-film tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dan menyuarakan berbagai kisah yang tidak terdengar di daerah lain.

Puncak acara DocDays 2014 diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2014 di XXI Taman Ismail Marzuki Jakarta. Sebuah gedung bioskop yang berada di kawasan TIM Jakarta. Muslihan berangkat ke Jakarta tanpa didampingi oleh gurunya. Melainkan didampingi oleh mentornya Teguh Rusmadi dari Sangkanparan Komunitas Film Cilacap.

Pada hari itu, diputar 10 Film Dokumenter yang dinobatkan menjadi Finalis dalam DocDays 2014. Ke 10 Film yang menjadi Nominator antara lain : JUMPI GUGAT sutradara Kinanti Sekar Rahina ; TAPIS MEMAKAI ADAT BUBAY, sutradara Wisnu Wijaya ; KONTRADIKSI sutradara RIANA ASTUSI ; SATU LANGKAH KECIL sutradara Gunawan Wibisono ; MENONTON PENONTON sutradara Ardi Wilda Irawan ; MAAF BIOSKOP TUTUP sutradara Ardi Wilda Irawan ; TETESAN RUPIAH karya Kusmawanti ; EMPU PUNGKASAN sutradara Antonius Jayu Haryono ; KARAT (Karinding Attack) by Esa Hari dan JENITRI karya Muslihan.

MNC Froup Mewawancarai Muslihan

MNC Froup Mewawancarai Muslihan

Film Jenitri dinobatkan menjadi JUARA 2 dan SINEMATOGRAPHY TERBAIK dalam ajang DocDays 2014. Muslihan sendiri tidak menyangka, filmnya bisa mendapat penghargaan di ajang tersebut. Karena ini adalah karya pertamanya. “Ini adalah film pertama saya. Saya belajar bikin film di Sangkanparan dan ngga nyangka ternyata film ini bisa mendapat 2 penghargaan sekaligus” ujar Muslihan yang saat itu diwawancarai oleh wartawan MNC Group di Jakarta.

Dalam acara malam hari itu, Muslihan tidak hanya didampingi oleh Teguh Rusmadi namun juga Ayahnya yang berprofesi sebagai seorang sopir di Jakarta, turut serta menghadiri acara bergengsi tersebut. Ya memang sudah bertahun-tahun ayah dari Muslihan ini bekerja sebagai seorang sopir pribadi di Jakarta. Sementara Muslihan hanya tinggal bersama ibunya di sebuah desa kecil di Kaligowong, Wonosobo. Karena kesibukan ayahnya di Jakarta, tak heran jika Muslihan harus menunggu waktu-waktu khusus untuk bertemu ayahnya. Seperti hari Lebaran misalnya. Namun demikian Muslihan tak pernah berkecil hati, ia tetap semangat berkarya untuk meraih cita-citanya. Ayahnya merasa bangga, melihat prestasi yang diraih anaknya. “Ini juga sebuah kebetulan yang membawa berkah dan anugerah mas, saya jarang bertemu dengan anak saya, eh malah ada event yang mempertemukan saya dengan anak saya di Jakarta. Saya bangga, Muslihan yang hanya anak desa, anak sopir, koh bisa dapet Juara di acara Festival Film” ungkap sang ayah saat bercerita bersama usai acara DocDays2014.

Teguh Rusmadi selaku mentor Pengenalan Kamera dan Tekhnik Pengambilan Gambar di Sangkanparan menanggapi Film Jenitri yang berhasil mendapat JUARA 2 dan SINEMATOGRAPHY TERBAIK dalam ajang DocDays FEUI 2014. “Dari beberapa film yang diputar dalam acara tersebut, saya merasa nyaman menonton film Jenitri. Alurnya tidak terlalu cepat, mudah dipahami, dan menyuguhkan cerita yang asik” ungkap Teguh Rusmadi.

status muslihan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 1, 2014 in BERITA TERBARU, Utama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: