RSS

Mahasiswa IAIIG Kesugihan Antusias Sambut TRAVELING PROJECTOR

18 Mei
Engage Media Dlm Acara DIORAMA Yes Radio

Engage Media Dlm Acara DIORAMA Yes Radio

Sabtu, 17 Mei 2014, Pagi-pagi benar para kru ENGGAGE MEDIA sudah harus hadir di YES RADIO dalam acara Diorama yang disiarkan Live pukul 09.00 WIB di 104,2 FM. Obrolan yang menarik memikat para pendengar Yes Radio di Cilacap untuk turut serta terlibat bertanya melalui sms. Diskusi hangat pun terjadi dalam siaran 1 jam di Studio mini Yes Radio 104,2 FM.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan mengunjungi sebuah kampus IAIIG (Institut Agama Islam Imam Ghazali) di Kecamatan Kesugihan Cilacap. Ya, hari ini gelaran TRAVELING PROJECTOR berlangsung di kampus ini. Tepatnya pukul 13.30 WIB Ruangan kelas yang disulap menjadi ruang pemutaran film ini sudah diramaikan oleh para penonton dari berbagai latar belakang. Ada yang berasal dri Karangtaruna Desa, ada mahasiswa, ada masyarakat umum, ada pula undangan dari berbagai komunitas serta oramas seperti Forum Muda Lintas Iman, dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Cilacap. Seperti hari sebelumnya, 12 film diputar di hadapan para penonton di Kampus IAIIG, dan kemudian diskusi digelar.

Pemutaran film di Kampus IAIIG Kesugihan

Pemutaran film di Kampus IAIIG Kesugihan

Kali ini, suasana diskusi agak sedikit berbeda. Di kampus IAIIG ini, para penontonnya mayoritas adalah mahasiswa IAIIG. Sehingga suasana pergerakan sangat terasa disini. Diskusi menjadi lebih berwarna tatkala hadir 2 narasumber yang diberikan kesempatan untuk mengomentari beberapa film yang diputar dalam gelaran Traveling Projector ini. Taufick Hidayatulloh, S.Ag selaku ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Cilacap memberikan pengantar dengan semangat yang berapi-api. Dirinya sangat menyayangkan sikap arogan ormas-ormas yang mengatasnamakan Islam. “Mahasiswa kampus IAIIG jangan sampai meniru kejadian di monas! Orang berikat kepala dengan jubah putih panjang berteriak lantang Allohuakbar, dengan sebilah kayu ditangan ia memukuli sesama !! Ini adalah dosa besar !” Ungkapnya dengan serius. Mahasiswa dan para peserta diskusi yang saat itu hadir juga mendengar beberapa cerita darinya terkait pergerakan beberapa tahun silam yang telah menghilangkan tokoh-tokoh dan tak kembali sampai saat ini. “Betapa Negara ini telah banyak menciptakan anak-anak yatim hasil dari kekerasan yang terjadi di Negeri ini”

Selain itu berkesempatan pula Drs. Musa Ahmad, M.Si selaku dosen IAIIG berbicara memberikan pesan kepada para mahasiswanya untuk terus kritis terhadap hal yang terjadi pada bangsa ini. Dirinya pada masa dahulu selalu mengkritisi berbagai hal dalam bentuk tulisan. Karena memang dahulu media film atau video belum marak digunakan seperti saat ini. Dirinya sangat berharap dengan teknologi yang semakin mudah saat ini semakin banyak informasi positif yang dipublikasikan secara luas kepada masyarakat. “Pergunakan teknologi multimedia sebagai sarana untuk menyuarakan aspirasi atau pesan. Karena film adalah media yang sangat mudah dimengerti oleh masyarakat luas” ungkapnya yang sebelumnya sempat bercerita tentang minat baca remaja yang cenderung menurun saat ini. Dirinya juga memberikan apresiasi yang baik terhadap kegiatan TRAVELING PROJECTOR dan sempat berpesan kepada mahasiswanya untuk tak bosan mencari tontonan alternatif yang lebih penting dari sekedar tayangan televisi “Film-film semacam ini bisa menjadi referensi yang baik bagi remaja semuanya, jangan hanya menonton televisi yang berisi tayangan pesanan para penggede dan kebanyakan adalah sampah!” ungkapnya mengakhiri komentarnya dalam diskusi sore itu.

Sholeh Al-Ayubi salah satu penggerak Forum Muda Lintas Iman mengungkapkan pendapatnya akan pentingnya referensi-referensi semacam ini untuk dipublikasikan secara luas. Sehingga remaja masa kini tak hanya melihat tayangan tivi yang itu-itu saja. Dia berharap kerjasama ini tidak berakhir disini, Sementara itu Dhyta Caturani salah satu pengagas TRAVELING PROJECTOR, merasa sangat terkesima dengan diskusi yang berlangsung serius sore itu di kampus IAIIG. Semoga Kegiatan ini bisa memotivasi para remaja untuk bisa menyuarakan segala hal yang terjadi disekitarnya melalui media film.

Acara sore itu berakhir pukul 16.40 WIB para punggawa TRAVELING PROJECTOR dari ENGGAGE MEDIA segera melanjutkan perjalanannya ke Purwokerto untuk melakukan pemutaran di hari berikutnya.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 18, 2014 in BERITA TERBARU, Utama

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: