RSS

Wahyu, Mendokumentasikan Ketimpangan Sosial

11 Feb
Produksi Dokumenter SMK Dr. Soetomo Cilcap 2014

Produksi Dokumenter SMK Dr. Soetomo Cilcap 2014

Sore itu langit terlihat mendung. Jumat, 31 Januari 2014 sekitar 8 siswa SMK Dr. Soetomo Cilacap telah berada disebuah rumah milik Bu Darsih. Sebuah rumah kecil di desa Semangir yang tepat berada dibelakang Bandara Tunggul Wulung Cilacap. Mereka hendak merekam suasana dan aktifitas desa tersebut.

Didesa tersebut tinggallah seorang  Nenek tua, dengan kondisi yang memprihatinkan. Tinggal di sebuah rumah kecil yang hampir roboh, dan masih dibebani mengurus 2 cucu yang terbilang bandel. Beruntung pemerintah setempat memberikan bantuan kepada mbah Sawi agar rumahnya tidak roboh. Tak hanya itu, rumah mbah Sawi juga tidak dialiri listrik. Jadi setiap malam tiba, mbah Sawi bersama cucunya hanya diterangi dengan cahaya lilin, yang bertahan dalam beberapa jam saja. 

Wahyu Agustin, gadis manis siswi SMK Dr. Soetomo Cilacap memilih mengangkat kisah ini, karena melihat realita yang memprihatinkan. Dari desa bisa kita lihat dengan jelas pesawat yang setiap hari menderu, terbang dan kembali. Sebuah potret kemajuan jaman dan teknologi yang semakin mengglobal. Sementara dibelakangnya persis, tak sampai 1 kilo tinggal mbah Sawi dengan kondisi yang memprihatinkan.

Mbah Sawi, tinggal dirumah itu dengan 2 cucunya. Orangtua 2 bocah tersebut bekerja di Negeri Jiran Malaysia. “ Wis 7 tahun nang Malaysia ora balik-balik. Nyong ngurusi putune ket mbrangkang, nganti siki wis SD malah nakal” ungkap mbah Sawi dengan lirih.

Sehari-harinya mbah sawi mendapatkan nasi dan sayur dari anaknya yang tinggal berdekatan dengan rumah mbah Sawi. Namun kondisi ekonomi anaknya juga belum begitu mapan. Karena hanya pekerja buruh dan pencari totok di clebok. Penghasilan pencari totok tidak seberapa. Kadang kalau dapat sedikit, dalam seminggu belum tentu bisa dijual.

“Film ini sebenarnya untuk menggugah kita semua. Untuk peduli dengan sesama. Sekaligus sebagai potret ketimpangan yang terjadi” ungkap Wahyu Agustina seorang penulis cerita sekaligus sutradara dalam film ini.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 11, 2014 in BERITA TERBARU

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: