RSS

Ayam di Garis Cakrawala

20 Agu

Catatan Produksi #1 Film Dokumenter Prakerin 2013, SMK N1 Kebumen.

berpose sejenak ditengah produksi dokumenter #1

berpose sejenak ditengah produksi dokumenter #1

Masih di suasana Idul Fitri. Minggu, 11 Agustus 2013, Tepatnya hari ke 4 Lebaran, 7 siswa SMK N1 Kebumen yang tengah menjalani masa Prakerin di TBM Sangkanparan memulai produksi film Dokumenternya. Mereka (Umi Laelatun Nafi’ah, Fita Fatimatul Kirom, Lia Budi Cahyani, Yuni Etifah, Ahmad Nawawi, Ira Cucu Cidar dan Ahmad Wahidin) didampingi oleh 2 punggawa dari TBM Sangkanparan Insan Indah Pribadi dan Teguh Rusmadi.

Rencananya, proses pembuatan film ini akan berlangsung dari tanggal 11 – 19 Agustus 2013. Ada 5 Judul Film yang berhasil di eksekusi, dan malam itu menjadi hari pertama mereka melakukan praktek pembuatan film dokumenter.

Dukuh Sinom, Desa Lumbu. Sebuah daerah kecil dengan pemandangan hijau membentang berada di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Menjulang tinggi membentuk perbukitan dengan suasana yang sejuk dan nyaman. Hunian sederhana yang tidak begitu padat, membuat kami harus mengencangkan syal di leher serta memakai jaket jika akan bepergian.

Umi Laelatul Nafi’ah, siswi SMK N1 Kebumen yang menjadi tuan rumah sekaligus pencetus ide akan film yang akan di garap pada hari itu mulai menerangkan rangkaian kegiatan shooting. Yah Film tentang Peternak ayam yang berada di Desa Lumbu. Film ini hendak bercerita tentang peternakan ayam di atas bukit /desa, serta dampak yang ditimbulkan dan dirasakan oleh warga.

Teguh Rusmadi mendampingi produksi dok #1

Teguh Rusmadi mendampingi produksi dok #1

Malam itu, crew yang telah dibentuk sebelumnya dengan sigap memahami pelajaran singkat yang diajarkan oleh 2 pendamping dari TBM Sangkanparan yang hadir langsung ke lokasi shooting. 7 siswa ini belajar tentang bagaimana caranya memanage produksi film dokumenter dengan baik. ” Ya, minimal mereka bisa memproduksi film dokumenter dengan tertata dan rajin. Nggak acak-acakan” ungkap Insan Indah Pribadi Pengelola TBM Sangkanparan Cilacap. Tak hanya proses menulis atau membreakdown skenario, mereka juga diajarkan cara menata dan mengatur waktu, mengatur sett dan membentuk visual yang tertata dengan pengambilan gambar yang terarah tentunya.

Mereka belajar bagaimana mengambil gambar yang terarah dan baik. Jika shooting malam, butuh cahaya yang seperti apa, atau sekedar menciptakan gambar yang nyaman di tonton. “Kita harus bisa menyajikan gambar yang nyaman. Terlebih jika gambar kita itu indah dan eksotis, orang pasti tidak bosan menontonnya” ungkap mentor kamera Teguh Rusmadi, kepada para siswa ditengah praktek produksi film dokumenternya.

Jika di malam itu mereka merekam suasana malam Kandang Ayam dan aktifitas penjaga Kandang, ke esokan harinya, mereka sudah disibukkan dengan shooting Sun Rise atau matahari terbit, serta berbagai aktifitas pagi di desa itu. Setelah itu, barulah mereka merekam pernyataan warga tentang peternakan ayam di desa tersebut.

Meski mereka melakukan aktifitas di tengah dingin yang mengigit, namun semangat yang dibawa mampu menghangatkan suasana. Bersyukur produksi film Dokumenter hari pertama berjalan dengan baik sesuai skenario yang dibuat.

** Next : Baca juga Catatan Produksi #2 Film Dokumenter Prakerin 2013, SMK N1 Kebumen **

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 20, 2013 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: