RSS

6 Film Rampung di Produksi

14 Agu

Tak mudah mewujudkan sebuah cerita kedalam bentuk visual.. Namun jika itu semua terlaksana, rasanya bahagia selangit…Perasaan yang sama dirasakan oleh beberapa peserta PRAKERIN 2011 di TBM Sangkanparan. Ada 9 peserta program PRAKERIN 2011 di Sangkanparan. Mereka semuanya memang diberi tugas untuk membuat ide cerita, dan kemudian diolah menjadi skenario. Skenario itu nantinya harus diproduksi menjadi sebuah Film Pendek.

Pada bulan Agustus 2011 ini, sudah tercatat 6 ide cerita yang rampung diproduksi dan siap masuk ke ruang editing. Produksi tersebut sudah berlangsung sejak Juli 2011. Film pertama yang diproduksi berjudul “ZZzttt” karya Galuh Selowati yang bercerita tentang seorang anak yang kerjanya selalu tidur. Lalu Film kedua yang diproduksi adalah “Kelalen Mak” Karya Ella Laela Sari, yang bercerita tentang seorang anak yang disuruh ibunya beli bumbu, namun lupa karena diajak bermain oleh temannya. Film berjudul “Bukan Kertas Biasa” karya Dhinar Kusmira adalah film ke tiga yang diproduksi bersama. Film ini bercerita tentang kertas undian berhadiah yang dibuang oleh seorang anak. Dan ternyata kertas tersebut benar-benar berhadiah. Film ke empat adalah “Buku” karya Suprati yang ingin menceritakan keluh kesah seorang anak miskin yang tidak mempunyai buku untuk sekolah. Film ke lima yang diproduksi berjudul “Sesal” karya Helyda Neylasari, yang hendak menceritakan beratnya hidup menjadi orang miskin, yang harus rela menjual keperawanan demi membayar uang sekolah. Belum lagi uang hasil menjual dirinya itu tidak cukup untukmembayar sekolahnya lantaran neneknya terjatuh dan harus dirawat di Rumah Sakit. Dan Film ke enam yang baru selesai diproduksi Minggu, 14 Agustus 2011 ini adalah film berjudul “Kado Untuk Ibu” yang bercerita tentang seorang anak yang bermaksud membahagiakan ibunya di hari ulang tahunnya. Namun kisahnya tak berjalan mulus, bahkan disaat ia akan memberikan kado untuk ibunya, ibunya justru memarahinya.

Teguh Rusmadi, selaku pendamping produksi dalam program Prakerin 2011 ini benar-benar memberikan arahan produksi film dengan cara yang rapi. Mulai dari mengemas ide menjadi skenario, menentukan lokasi shooting, mecari dan memilih pemain, membreakdown skenario sesuai kebutuhan seting tempat, kostum, makeup, dan lain-lain. Hingga menentukan jadwal shooting serta mencatat hal-hal diluar dugaan. Teguh Rusmadi yang talah lama bergelut dalam bidang Multimedia ini, baru-baru saja dipercaya oleh PT.Shooting Star untuk merekam kegiatan perfilman Layar Lebar. Teguh terlibat dalam Produksi Film Layar Lebar berjudul CINTA MATI yang dibintangi oleh Vino G Bastian dan Astrid Iar sebagai BEHIND THE SCENE, atau yang sering disebut BTS. Sudah pasti ia banyak merekam segala kegiatan perfilman yang dilakukan di lokasi syuting. Oleh sebab itu, ia tak ragu untuk menularkan ilmu yang ia dapat di manapun ia berada.

“Kebetulan saya mendapat ilmu tentang perfilman secara Gratis..maka sayapun juga akan menularkan ilmu tersebut dengan GRATIS. “ ungkap Teguh yang menjuluki dirinya sebagai DOP Tremor abad ini. Memang segala yang ia dapatkan ia tempuh dengan susah payah, dan tentunya tidak instan. Namun semua itu ia bagikan pada peserta didik dalam program Prakerin 2011 di TBM Sangkanparan.

Program Prakerin 2011 yang di dominasi oleh perempuan ini memberikan warna lain dalam perfilman pendek di Cilacap. Arif Samy Setiadi,  satu-satunya peserta laki-laki yang berada dalam program Prakerin 2011 di TBM Sangkanparan. Filmnya yng berjudul KADO UNTUK IBU, memaksa pemain dan DOP harus bergelut dengan sampah. Karena Setting yang dihadirkan ini langsung berada dilokasi Tempat Pembuangan Sampah.

Dhinar Kusmira, selaku DOP yang bertugas mengambil gambar harus naik keatas gerobak sampah, dan berada bersama pemain untuk mengambil adegan seorang anak mengorek sampah mencari bungkusan yang akan dipakainya sebagai kado untuk ibunya. Selain itu, pada film ini banyak menghadirkan tekhnik One Shoot Cinema, sebuah tekhnik pengambilan gambar dengan metode non cut (mengikuti objek bergerak). Bagi Dhinar, ini adalah sesuatu yang menantang. Meski dirinya adalah perempuan, namun tak memudarkan semangatnya untuk menjadi seorang DOP.

Rencananya di akhir September nanti, akan ada 9 film pendek yang lahir dari program PRAKERIN 2011 di TBM Sangkanparan. Kegiatan yang diprakarsai oleh TBM Sangkanparan ini dilakukan setiap tahun di setiap program yang dirancang bersama oleh programer Sangkanparan Insan Indah Pribadi. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, rencananya film-film tersebut akan didistribusikan dan diputar keliling dari satu daerah ke daerah lain dari satu komunitas ke komunitas yang ada di seluruh Indonesia. Dan seperti biasanya pula film-film pendek tersebut juga akan diikutsertakan pada Festival-festival film yang ada di Indonesia.

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 14, 2011 in BERITA TERBARU

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: