RSS

KAMERA udah SEMBUH bisa Produksi Film Lagi

08 Agu

Film KELALEN MAK besutan Ella Laela Sari pada hari Minggu, 7 Agustus 2011 akhirnya selesai diproduksi. Setelah sempat 2 minggu tertunda produksinya lantaran kamera TBM Sangkanparan Ngadat dan masuk ke ruang Servis. Dan akhirnya Ellapun merasa lega, karena film pendeknya itu akan segera masuk ruang editing.. Namun tugas tak berhenti sampai disini. Ella dan kawan-kawan yang lain masih harus membantu teman yang lain untuk memproduksi film-film lain yang belum di produksi.

Hari Senin, 08 Agustus 2011 merupakan hari yang berharga bagi Suprati dalam memproduksi film pertamanya. Setelah satu hari sebelumnya ia mendiskusikan kesiapan produksi dan menyatakan siap untuk memproduksi film pendek yang berjudul BUKU, maka disinilah segala sesuatu ia siapkan dengan seksama. Mulai dari persiapan pemain, kostum, setting tempat, bahkan segala sesuatu yang kecil ia perhatikan.

Meskipun produksi pada masa Ramadhan, tak menyurutkan semangat rekan-rekan seperjuangan Suprati yang saat itu tercatat sebagai peserta Workshop dalam masa PRAKERIN 2011 di TBM Sangkanparan.

Sebut saja, mbah Neni. Nenek lanjut usia yang berperan dalam film pendek berjudul BUKU ini mampu membius para kru yang saat itu hadir membantu produksi film ini. Kehadiran mbah Neni dalam film ini memberikan warna lain dari film sebelumnya yang diproduksi oleh teman-teman Suprati yang lain.

Suprati merasa sangat bahagia, bisa mendapatkan pemain seperti mbah Neni. Karna pemain seperti mbah Neni sangat sulit didapatkan.

Suryani siswi SMK N1 Kebumen, yang saat itu kebagian tugas sebagai Koordinator Pemain atau yang sering disebut TalCo, merasa bangga terhadap mbah Neni. Karna tak sulit baginya menterjemahkan bahasa scenario kedalam bentuk peran yang dilakoni oleh mbah Neni. “Mbah Neni orangnya asik, gampang ngerti..sekali dikasih tau harus ini harus itu, beliau langsung paham..” begitu penuturan gadis Kebumen yang sering dipanggil Listi oleh kawan-kawannya.

Sementara hal baru dirasakan olehWindy Novanti. Pada produksi film-film sebelumnya milik teman-teman yang lain, Windy sama sekali belum mengenal tekhnik ONE SHOOT CINEMA. Sebuah tekhnik pengambilan gambar dengan 1 kali take, dan mengikuti kemana obyek bergerak. Pada produksi kali ini, Windy diharuskan mempraktekkan tekhnik ONE SHOOT tersebut untuk membangun suasana dalam film yang disutradarai oleh Suprati ini.

Ini Produksi film yang ke 4 yang di prakarsai oleh TBM Sangkanparan. Film pertama yang disutradarai oleh Galuh berjudul  ZZzzttt, lalu film KELALEN MAK besutan Ella Laela Sari, dan BUKAN KERTAS BIASA garapan Dinar Kusmira, telah diproduksi sebelumnya. Masih ada 5 film lagi yang harus diproduksi pada Program Prakerin 2011 di TBM Sangkanparan. Semua itu dikerjakan secara suka cita, bersama-sama, dengan semangat yang membara, dan disponsori oleh TUHAN YANG MAHA ESA.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 8, 2011 in BERITA TERBARU

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: