RSS

Arsip Bulanan: Januari 2008

Bamboe Shocking Film #5 Mengusung Film-Film Pendek Kota Bercahaya

bamboe-shocking-1-2.jpgAjang pemutaran film pendek bulanan di Kota Purbalingga, Bamboe Shocking Film (BSF), yang diselenggarakan Cinema Lovers Community (CLC) telah menginjak bulan kelima ditahun kedua. Acara gratisan untuk menguji karya pembuat film lokal Purbalingga dan luar daerah ini hendak digelar Sabtu, 26 Januari 2008, pukul 19.30 WIB, di Cafe Bamboe, Jl. Jend. Sudirman No. 126 Purbalingga atau sebelah timur alun-alun Purbalingga. Bamboe Shocking Film #5 mengusung 11 karya film pendek bergenre dokumenter, fiksi, dan filler pendidikan dari Kota Bercahaya. Kesebelas film itu bertajuk Waktu Habis, Anak Pejabat, Selalu Ada, Sisa Semalam, Gayatri, Estu, Dimana Tempatku, Kemenangan, Nilai 5, Makanya Belajar, dan Semangaaat!. Film-film pendek yang sebagian hasil karya pelajar SMA Kota Cilacap ini merupakan kompilasi dari Komunitas Multimedia Sangkanparan Cilacap. Untuk itulah CLC merasa perlu membawa kompilsi film Cilacap ke ajang BSF. Menurut Koordinator Komunitas Multimedia Sangkanparan Insan Indah Pribadi, komunitasnya terus menyebarkan pengaruh kepada anak muda Cilacap memanfaatkan waktunya untuk berkarya. “Kami kerap mendatangi sekolah-sekolah di Cilacap, memutar film untuk memancing para pelajar mengapresiasi karya lokal atau teman-teman sendiri. Lebih menarik lagi ketika mereka berhasrat membuat film,” tuturnya. Komunitas Sangkanparan yang merupakan anggota Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB) ini tidak hanya menghasilkan karya-karya film pendek, tapi juga melakukan kerja-kerja fasilitasi pembuatan film pendek bagi anak muda Cilacap. Film-film Cilacap di bawah Sangkanparan ini juga kerap menghiasi berbagai ajang festival film di negeri ini. Koordinator BSF Trisnanto Budidoyo mengatakan selama ini BSF tidak semata menjadi ajang uji kemampuan karya-karya film pendek Indonesia, namun juga menguji apresiasi masyarakat Purbalingga terutama anak mudanya. “Anak muda Purbalingga sudah terlihat membutuhkan adanya media tontonan alternatif seperti BSF. Sebagian dari mereka selalu menanyakan dan menanti hadirnya pemutaran film,” kata Trisnanto

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 28, 2008 in BERITA TERBARU

 

ASIIK !! NONTON FILM di SEKOLAH

Yup…ini laporan tentang pemutaran film di dua SMP di Cilacap.

Judul acaranya “Film Kita Pendek-pendek” yang digelar di SMPN4 dn SMP PIUS Cilacap.

screening-di-smpn4-kecil.jpgTepat hari Selasa, 8 Januari 2008, jam 8 pagi, ruang multimedia dipenuhi dengan 68 s/d 70 siswa/siswi SMPN 4 Cilacap. Mereka antusias menghadiri acara pemutaran film yang di Gelar oleh komunitas Sangkanparan.
Ada 12 film yang diputar dalam acara “Film kita pendek-pendek”. Semuanya adalah karya remaja dan pelajar Cilacap. Dan semuanya juga mengambil lokasi serta mengangkat budaya Cilacap.
Awal acara. dibuka oleh sambutan kepala sekolah Bp.Haryadi,SPd, MPd. Dan tak lupa sangkanparanpun memberikan kenang-kenangan untuk SMPN4 Cilacap.
Setelah pemutaran film selesai, acara diskusipun dimulai.
Di SMPN4 Cilacap, siswa/siswinya masih cenderung malu bertanya. Mereka hanya tersipu-sipu ketika dimintai komentar oleh mc/moderator yg saat itu menyodorkan mic ke para siswa.

screening-di-pius112.jpgLain halnya pada hari Rabu, 9 Januari 2008.

Pada hari ini, Pukul 08.00 wib, SMP PIUS Cilacap sedang mengadakan acara kerja bhakti bersih-bersih sekolah. Tapi gak kalah rame, di SMP PIUS Cilacap, jumlah pengunjung yang menonton film2 di ruang multimedia mencapai 100 lebih…

Mereka pun antusias menonton ke 12 film dari awal sampe akhir.
Pak Nico selaku guru kesenian di SMP PIUS Cilacap menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari Komunitas Sangkanparan.
Seperti biasanya, Sangkanparan juga membuka sesi diskusi bersama. Dan ternyata sungguh luar biasa, pertanyaan yang dilontarkanpun tak sedikit.Bahkan banyak diantara mereka yang berniat bikin film.

Dalam waktu dekat, SMP PIUS akan membuka Ekstrakurikuler Film. Dengan semangat yang luar biasa inilah Sangkanparan merasa yakin, bahwa nantinya Cilacap akan bisa maju dan kedepannya budaya Cilacap akan bisa dipertahankan oleh penerus bangsa, yang saat ini masih duduk di bangku SMP ini.

Dan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sekali lagi kami bertanya : Sudahkah kami dianggap layak untuk mengapresiasikan karya kami dihadapan public? Sudahkah kau bias menerima kami sebagai putra puti daerah? Sudahkah kami mengharumkan nama Cilacap?
Atau mungkin kami masih harus terus belajar. dan terus belajar.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 10, 2008 in Utama

 

FILM KITA PENDEK-PENDEK

 Sehubungan dengan bertambahnya karya film pendek dari rekan-rekan Pelajar di Cilacap, kami komunitas Sangkanparan berencana memutar film-film tersebut dalam lingkup yang lebih sederhana lagi dan lebih dekat lagi kepada para pelajar.

Adapun kegiatan pemutaran film ini akan kami beri nama “ FILM KITA PENDEK-PENDEK “ Roadshow ke 2 tempat, yaitu : SMPN 4 dan SMP PIUS Cilacap, Tepatnya pukul 08.00 WIB s/d selesai.

Film-film dengan latar belakang pendidikan inilah yang kami harapkan mampu menggeser pola pikir remaja masa kini terhadap tontonan yang tidak realistis, seperti Sinetron, tayangan mistis dan lain sebagainya. Dan harapan kami selanjutnya adalah bisa menanamkan rasa dan semangat untuk berkarya, mengungkapkan segala sesuatu disekitar mereka melalui jalur film.

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 7, 2008 in INFORMASI