RSS

Dari Desa Wujudkan Impian

Peserta prakerin mendengarkan cerita Misyatun dengan seksama

Peserta prakerin mendengarkan cerita Misyatun dengan seksama

Tuhan benar-benar menganugerahkan alam yang indah kepada manusia. Angin berhembus dingin di pelataran TBM Sangkanparan yang tak begitu ramai sore itu. Suasana menjadi hangat ketika alumnus SMP Negeri Satu Atap Karangmoncol, Purbalingga datang ke TBM Sangkanparan untuk berbagi pengalaman hidupnya, Misyatun demikianlah namanya. Selepas Ashar sekitar pukul 16.00 WIB para peserta prakerin yang berasal dari SMK Negeri 1 Kebumen dan SMK Muhammadiyah Majenang dengan seksama mendengarkan kisah hidup yang diceritakan oleh Misyatun, gadis cantik dari kampung yang sejak SMP sudah membuat film.

“Bagi saya film itu sudah mendarah daging,” ungkapnya dengan penuh ekspresi di hadapan para peserta prakerin. Di kesempatan kali ini, Misyatun yang masih menjadi mahasiswi ATVI (Akademi Televisi Indonesia) menceritakan bahwa dirinya dulu pernah menjadi pembantu rumah tangga di Bandung, di Jakarta, bahkan sampai ke Papua. Walaupun saat itu dirinya jauh dari kampung halamannya, namun ia punya keinginan untuk pulang demi melanjutkan sekolah ke jenjang SMP. Bagi Misyatun, jika seorang ingin dihargai, maka minimal seseorang tersebut harus berpendidikan dan minimal punya karya. “Serius, orang yang berpendidikan itu lebih dihormati dan dihargai oleh orang lain. Saat itu aku masuk SMP ketika umur 14 tahun, banyaklah yang bilang sudah tua kok masih sekolah, mending nikah aja. Tapi buatku umur bukan masalah dalam pendidikan,” tambahnya.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 3, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Bambang Aryo Berbagi di Sangkanparan

Peserta prakerin memperhatikan penjelasn Bambang Aryo

Peserta prakerin memperhatikan penjelasan Bambang Aryo

Malam itu, bulan menampakkan sinarnya begitu terang. Suasana di Sangkanparan juga masih ramai dengan aktivitas para pelajar yang tengah menikuti prakerin. Malam itu, Bambang Aryo pemuda ganteng yang bergelut di bidang Fotografi hadir di TBM Sangkanparan untuk bersilaturahmi. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh para peserta Prakerin untuk sekedar bertanya berbagai hal tentang fotografi. Jumat malam, 31 Juli 2015, malam yang agak istimewa, karena tidak hanya Bambang Aryo saja yang hadir di rumah kecil ini, namun juga Marchela Subandi, alumnus Sangkanparan tahun 2006.

Sembari Sharing pengalaman dan bercerita tentang kajian foto Jurnalistik Bambang Aryo memberi masukan kepada para peserta prakerin agar lebih banyak mengikuti kultwit dari Arbain Rambey seorang fotografer jurnalistik yang namanya sudah terkenal di jagad fotografi di Indonesia. Ia pun sempat menunjukkan beberapa karya Arbain Rambey kepada peserta prakerin. Selain itu, ia juga menceritakan pengalamannya waktu bekerja menjadi fotografer jurnalistik. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 2, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Berimajinasi dalam Teater

Peserta prakerin sedang berakting menunggu seseorang

Salah satu peserta prakerin sedang berakting menunggu seseorang

Minggu, 26 Juli 2015, para peserta prakerin di TBM Sangkanparan dibimbing oleh Dewi Kusumawati atau lebih akrab disapa Enyak, kali ini membahas dan mempelajari tentang Teater. Beliau yang sebelumnya pernah memiliki banyak pengalaman di bidang ini berbagi cerita kepada para peserta prakerin yang berasal dari SMKN 1 Kebumen dan SMK Muhammadiyah Majenang. Walaupun dengan peserta yang lebih sedikit dari biasanya, hal ini tidak mengurangi rasa semangat mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Untuk mendalami teater harus pandai-pandai dalam mengimajinasikan segala sesuatu. Selain itu juga membutuhkan tiga unsur yang kuat yaitu antara pikiran, perasaan, dan gerak tubuh agar bisa menghayati peran. Jika salah satunya tidak terpenuhi maka tidak akan jadi. Misalnya saja apabila dalam pementasan, tiba-tiba kita lupa beberapa kata yang harus diucapkan maka kita harus fast thinking (berpikir cepat) bagaimana akan menyikapinya.

Mereka sangat antusias dalam menyimak. Terbukti saat mereka dengan semangat menyutujui ketika ditawari untuk mengimajinasikan apapun yang ada disekitar mereka dan kemudian diekspresikan didepan teman-teman lain. Kemudian peserta prakerin diberikan clue untuk berekspresi saat menunggu seseorang berjam-jam dengan menggunakan kursi sebagai properti yang diimajinasikan. Walaupun pada awalnya mereka merasa malu dan ragu, pada akhirnya mereka berani juga untuk mencoba.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 29, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Berbagi Pengalaman Hidup

Keseriusan peserta prakerin ketika mendengarkan cerita Enyak

Keseriusan peserta prakerin ketika mendengarkan cerita Enyak

Kegiatan prakerin di TBM (Taman Belajar Multimedia) Sangkanparan tidak hanya belajar tentang Multimedia, namun peserta prakerin juga dibekali keimanan. (Sabtu, 26 Juli 2015).

Malam itu, peserta prakerin berebut tempat untuk mendengarkan sharing dari Dewi Kusumawati istri Insan Indah Pribadi yang biasa dipanggil “Enyak”, pembimbing TBM Sangkanparan. Enyak bercerita pengalamannya sejak SD sampai dunia kerja.

Peserta prakerin memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan Enyak. Beliau bercerita ketika tinggal sendiri di pondok (mushola panggung sederhana yang sudah tua), selain itu Enyak juga pernah menjadi guru, artis, juru kamera dan masih banyak lainnya. Beberapa pengalaman yang di alami ada satu pengalaman yang tak terlupakan yaitu diremehkan oleh teman dan gurunya karena disangka hamil. Sebenarnya Enyak sakit karena keracunan nasi aking yang sudah berjamur, tanpa diduga pertolongan Allah datang melalui dua orang pemulung yang kebetulan lewat dan menolongnya sehingga Enyak bisa pulang ke pondok. Dan anehnya sebelum dan sesudah kejadian ini tidak pernah ada pemulung yang lewat lagi. Hal ini terjadi karena Enyak selalu ingat Shalat, karena “shalatlah yang menolong kita di saat mengalami kesusahan” begitulah tuturnya.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 28, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Mengenal Kamera (Versi Hernaedy Shidarta)

Peserta prakerin memperhatikan penjelasan dari Mas Acong

Peserta prakerin memperhatikan penjelasan dari Mas Acong

Sabtu, 25 Juli 2015 peserta prakerin di TBM (Taman Belajar Multimedia) Sangkanparan kedatangan Hernaedy Shidarta yang akrab dipanggil Mas Acong, seorang fotografer yang lima tahun lalu pernah mengikuti prakerin di tempat ini. Kehadirannya untuk mengenalkan berbagai jenis kamera, dari kamera analog sampai kamera digital. Disela-sela kegiatan, Mas Acong juga sharing tentang pengalamannya.

Peserta yang berasal dari SMK N 1 Cilacap, SMK Muhammadiyah Majenang dan SMK N 1 Kebumen memperhatikan dengan baik materi yang disampaikan. Beberapa peserta belum terlalu mengerti tentang kamera, tetapi mereka tidak ragu untuk bertanya. Setelah dijelaskan tentang jenis-jenis kamera dari masa ke masa, peserta diajak untuk memotret langsung objek yang ada di dalam atau di luar ruangan dengan teknik yang sudah diajarkan, dari mulai pengaturan cahaya sampai bukaan diafragma.

Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 27, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

Harus Sabar Menggambar Pointilis

Peserta Prakerin sedang serius menggambar dengan tekhnik pointilis

Peserta Prakerin serius menggambar dengan tekhnik pointilis

Tepatnya Jum’at, 24 Juli 2015. Setelah sebelumnya banyak menonton dan meresume film, para peserta prakerin yang berasal dari SMKN 1 Cilacap, SMK Muhammadiyah Majenang, dan SMKN 1 Kebumen belajar menggambar dengan menggunakan kumpulan titik atau teknik pointilis. Kegiatan seperti ini dilakukan untuk mengenalkan dasar-dasar dalam desain grafis. Sebuah tantangan sekaligus pengalaman baru yang menyenangkan. Walaupun di sekolah sering diperkenalkan teori terkait teknik titik-menitik ini, namun realitanya ketika menerapkan langsung pada selembar kertas cukup menguji kesabaran.

Insan Indah Pribadi, lebih akrab dipanggil “Babeh” sebagai pembimbing di TBM (Taman Belajar Multimedia) Sangkanparan awalnya memberikan contoh menerapkan teknik pointilis di selembar kertas, kemudian anak-anak mulai mengikutinya. Sedikitnya 14 anak yang berasal dari sekolah berbeda ini menuangkan ide dalam bentuk gambar di selembar kertas dengan teknik yang bergantung pada kemampuan mata dan pikiran untuk mencampur titik-titik ini. Walaupun 4 anak dari SMK Muhammadiyah Majenang pulang karena ada keperluan dan 3 anak lainnya belum datang, suasana pagi hari yang cerah membuat kegiatan tetap berjalan lancar hingga siang hari. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 25, 2015 in BERITA TERBARU, INFORMASI

 

YUK MELUKIS KENDHI BERSAMA..

para pelajar asik melukis kendhi di Sangkanparan

para pelajar asik melukis kendhi di Sangkanparan

Sabtu, 27 Juni 2015, para peserta Prakerin yang berasal dari SMK N1 Cilacap serta SMK Muhammadiyah Majenang asik melukis Kendhi. Kagiatan ini selain sebagai refreshing multimedia juga sebagai media pembelajaran terkait dasar-dasar desain grafis. Awalnya mereka diajak untuk berlatih menggambar garis-garis pada kertas, kemudian garis-garis tersebut bertemu dan dihasilkanlah bidang yang baru. Dan kemudian praktek-praktek tersebut berlanjut, hingga saat ini. Kini mereka diajak untuk berimajinasi membuat garis-garis yang akhirnya membentuk sebuah bidang yang nantinya akan mereka warnai.

Shinta, salah satu peserta prakerin dari SMK N1 Cilacap merasa senang dengan kegiatan ini. Saking seriusnya ia menggambar kendhi hingga ia tak mau menghiraukan teman-temannya. “Ngelukis di kendhi itu butuh konsentrasi, jadi saya ngga mau terganggu sama yang lain, kalo terganggu nanti ya imajinasinya bubrah” ungkap gadis yang berparas cantik ini.

Sedikitnya 15 siswa dari sekolah yang berbeda ini mencurahkan ide dan imajinasinya dalam bentuk gambar di sebuah kendhi kecil, yang kemudian diwarnai dengan cat dan dihasilkan karya yang indah.

Selain Shinta, Wiwit siswi cantik yang berasal dari SMK Muhammadiyah Majenang ini awalnya tidak yakin, gambarnya akan jadi. Namun karena dirinya sabar maka akhirnya lukisan pada kendhinya jadi dan ia merasa senang. “Ini pengalaman pertama saya, awalnya saya ngga yakin, jangan-jangan gambarnya jelek. Tapi saya coba untuk sabar dan terus konsentrasi dalam mewarnai, akhirnya jadi deeeh” ungkap Wiwit saat potret bersama kendhi kasil karyanya itu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juni 29, 2015 in BERITA TERBARU