SMAN1 CILACAP dengan FILM BARUNYA

Bulan Juli Minggu ke 2. adalah hari-hari pertama masuk sekolah. Begitu kaki diinjakkan pada gedung sekolah SMAN 01 Cilacap, maka kreatifitas siap di adu. Karena pada hari itu juga, banyak ditemui para siswa yang mengumpulkan hasil karyanya. Penasaran?

Anang Nurasa Madurasa..hanyalah seorang guru biasa, yang mengajar di SMAN1 Cilacap. Namun semangat untuk menggebleng kreatifitas pelajar itu yang patut diacungi jempol. Terbukti, saat ini ada sedikitnya 20 Kelompok yang diwajibkan untuk membuat FILM pendek sebagai tugas sekolah. Dengan demikian tak perlu ditanyakan lagi bahwa FILM di sekolah tersebut sudah masuk dalam kurikulum (bukan ekstrakurikuler lagi).

Dirinya mengungkapkan, bahwa untuk kedepannya diharapkan adanya kepedulian dari Dinas terkait untuk lebih memperhatikan kreatifitas pelajar. Terlebih dukungan dan juga kekuatan untuk menopang majunya kreatifitas anak demi mengangkat citra Daerah, agar bisa menjadi lebih baik.

Sebagai pengajar, Sebenarnya banyak yang ingin dia lakukan, salah satunya adalah dengan melakukan hubungan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti para pegiat Film Lokal. Sebagai contoh, dengan memberikan tugas kepada para siswanya, otomatis hubungan komunikasi antara siswa dan masyarakat dapat terbangun dengan sendirinya, apalagi dalam melakukan proses produksi pembuatan film, yang mustahil dapat mereka lakukan sendiri tanpa bantuan dari berbagai pihak.

Beberapa siswa menyatakan dirinya menemukan dunia yang baru, ” Ternyata bikin Film itu enak ya…asik..” ada juga yang hanya diam, dan mengagumi hasil karyanya sendiri..”Jebule maen yahh…Ah ngesuk gawe film maning lah..” Hal-hal seperti itulah yang sering dijumpai ketika kita nekad tanya secara langsung pada salah satu anak yang saat itu sedang produksi film.

Mengangkat Unsur Lokal

e1.jpgESTU, sebuah film garapan PiNujuLAn production ini mampu mengangkat sisi lokal kehidupan orang desa di Cilacap. Meski tempat dan daerahnya tidak disebutkan, namun sudah cukup menggambarkan bahwa kesehariannya itu berada di sebuah desa Cilacap.

Sebagai seorang desa, yang benar-benar kuper dan lugu, Saring menyatakan ingin pergi berlibur ke sebuah  tempat. Teman, temannya menyarankan pada dirinya, alangkah baiknya jika pergi ke kota Pake ESTU. Namun saran tersebut dibantah oleh Saring, karena dianggap kurang ajar. Beberapa temannya lagi malah menyarankan agar segera memesan ESTU, yang katanya murah. Mendengar hal tersebut Saring memberanikan dirinya untuk memesan ESTU. Namun alangkah kagetnya Ia, ketika ia menanyakan hal tersebut kepada Estu. Estu langsung marah, sewot dan malah menangis. Selang beberapa saat kemudian, barulah Saring tau , kalau ESTU yang dimaksud oleh teman-temannya adalah BIS kota yang berlabel ESTU.

ESTU, produksi bersama Pinujulan prod – durasi 15 menit

Selain film fiksi, ada juga beberapa kelompok yang membuat film dokumenter berdurasi pendek ( 5 menit) Simak saja cerita seorang penjual abu keliling bernama Saring.

shar.jpgDengan keadaan dirinya yang memiliki kekurangan pada tubuhnya, ia tetap memiliki semangat untuk menjalani hidup ini. Apalagi ia memiliki semangat dan juga keinginan yang mulia. Salah satu keinginan yang belum tercapai sampai saat ini adalah Ingin memberangkatkan Bapak dan Ibunya pergi HAJI

Demikian laporan singkat rekaman kejadian di Cilacap dalam perkembangan singkat diatas udara yang masih ramah berhembus (kami nantikan komentar anda)- Insan Indah Pribadi

13 Tanggapan ke “SMAN1 CILACAP dengan FILM BARUNYA”

  1. Bowo Leksono Berkata:

    Salut! Aku yakin, apa yang dilakukan teman-teman SMA N 1 Cilacap dan Pak Anang, akan membuat iri sekolah-sekolah lain di eks-karesidenan mBanyumas. Semoga!

    Persoalan kualitas memang penting, tapi itu sebuah proses belajar yang perlu waktu. Suatu ketika pasti akan ada karya yang secara kualitas unggul. Ya untuk sementara itu menjadi tanggung jawab Bung Insan untuk tekun mengajari adik-adiknya bikin pelm yang buagus…
    Semoga semangat Bung Insan dan Jeng Dewi tambah membara setelah mereka berdua disatukan Alloh… Amin.

    Saran dari teman-teman CLC Purbalingga, ndak usah terlalu berharap pada pemerintah ndaerah untuk memperhatikan, apalagi yang namanya Dinas Pendidikan. Sudahlah… mereka itu bebal, yang penting masyarakat luas ada di belakang kita.

    Maju terus film mBanyumas dengan atau tanpa dukungan pemerintah daerahnya…

  2. BAGUS Berkata:

    Sungguh menyenangkan sekalee sekolah di SMAN1? Sekolah lain ga ada yg dikasih tugas bikin FILM. Di sekolahku dulu aja YOSDA ga ada tugas bikin Film.Salut deh buat Pak Anang..
    Oya Kapan Bisa nonton film-film itu..APA Mas Insan punya? kalo mau Screening kasih tau kami yah…biar kami bisa sama-sama dateng berkunjung…sekaligus ngeceng liat-liat cewek SMAN1 hehehe…
    Mas insan Harusnya yang AKTIF .. jadi JEMBATAN antara mereka dengan DINAS terkait..kan KAU PEGIAT FILM harus high komunikasi donk !! Hubungkan mereka dengan dunia LUAR…SMAN1 Bisa lebih terangkat Citranya..JUSTRU DINAS Pendidikan itu mustinya Bangga. Ada Pelajar Kreatif, kok Dinas Pendidikan ga bisa support sih?
    pesan utk para DINAS-DINAS :
    KAMI MENGUTUK ITU..!! COBALAH TURUN KESEKOLAH-SEKOLAH..lihat perkembangan sekolah saat ini, JANGAN HANYA DUDUK DIAM di KURSImu!!!!

  3. ERIA jr Berkata:

    SUNGGUH LUAR BIASA, kalobisa di ikut sertakan dalam Festival

  4. IND4H Berkata:

    AKU SENANG MENDENGAR KABAR SMAN1 ternyata BIKIN FILMNYA ga cuma sedikit…katanya ada 20 FILM yg siap diproduksi ya?
    PROFISIAT deh …MAJU TERUS FILM PENDEK CILACAP !

  5. rahmadianang Berkata:

    sudah saatnya memang film ‘yang sebenarnya’ diperkenalkan kepada anak – anak pelajar…biar bangsa kita bukan bangsa kaya sinetron…menyebalkan, dan terkesan menutup – nutupi relita dengan kesombongan, kemewahan dan kepintaran semua, padahal secara tidak langsung kita dibuat bodoh jika mengkonsumsi sinetron itu…..Hidup Film…SMA 1 ciptakan terus generasi – generasi kreatif yang tau realita kehidupan….salam

  6. diaz Berkata:

    anak smanic hebat2 ya….?
    aq stuju bgt ma bagus yosda ga pernah di suruh buat pilim padahal mas insan smangat 45 bgt nawarin ke yosda….eh di yosda di tolak di smanic di trima jd iri neh….gmn klo pilim kalian di pamerin kek dimana geto…jgn buat anak smanic doank!!!
    byar tambah terkenal loh…

  7. sebuah keterbukaan baru Berkata:

    [...] Oktober 6, 2007 SMAN1 CILACAP dengan FILM BARUNYA [...]

  8. Indra_Angkatan2004 Berkata:

    Saya sangat berharap dengan adanya karya ini dapat memacu prestasi-prestasi yang lain di SMAN1c lebih maju dan terus maju hingga ke luar negeri.
    Good luck, My friends !

  9. trisya Berkata:

    walupun aQ dah ga diclp,
    Lg tpi aQ tw klo smansa i2 the bast bangt kq,
    Pa Lg nak2ny,pnter2,cool,keren,
    jdi aQ hrpkan smansa sllu terbaik di clp key……….
    nd jgn Lpa 5 yg diatas ya(allah SWT)

  10. trisya Berkata:

    assalamu’alikum wr.wb
    hay nak2 smanic………….
    aQw yaya di BATAM
    gmn dgn dgn skul klian?
    pZtiny tmbah bnyak peminatny kan!
    oya yaya ne dah ga di clp lgi,jdi yaya mw tw tntng skul klian…………..
    ga pa2 kan!!!!!!!!!!!!!
    good luck dech boeat smnic the best selalu……..
    wassalam

  11. JandA Berkata:

    sma1 jangan ngawurlah.nganggo2 prestasi siswa,tapi ra gelem modali. mung gelem dadine tok. estu kiye wis banggakna sma1.taraf internasional gtu lho… ga kyk sma 1 yang menggembor2kan dirinya dengan SBI. WAGU………………….!!!!!!!!!!!!!!
    jangan bedain prestasi akademik m non-akademik dnk….prestasi non-akademik juga bisa bw nama baik!!!!!!!!!!!!
    estu KORBANnya!!!!!!!!!!!!!!

  12. adhi prayogo Berkata:

    boleh mes minta cd-nya buat demo ke aku, barangkali sctv berminat? buat teman2 alumni silahkan Join di Facebook “SMAN 1 Cilacap(ALUMNI).

  13. Uky areme Berkata:

    Estu tu buatan tahun berapa mas ?

    Lha yang film tahun ini ada apa tidak ?

    Teman – temanku juga sekolah di Smanic sie . . .

Tinggalkan Balasan