RSS

2 Butir Jenitri Bisa Dapat Motor

Catatan Produksi Film Dokumenter SMKN1 Kebumen #4

Kameramen sedang berusaha merekam sunrise di pagi yang indah

Kameramen sedang berusaha merekam sunrise di pagi yang indah

Siapa yang tak tahu Jenitri? Sebuah pohon yang melahirkan buah berbentuk bulat, keras dan bermotif. Buah tersebut diolah dan kemudian biji-bijinya memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Ada yang sebutir bernilai hingga 25 juta rupiah.

Butiran yang diyakini sebagai air mata dewa bagi sekelompok warga India, dan Nepal ini pohonnya tumbuh tidak di setiap daerah. Namun di Indonesia Pohon Jenitri banyak sekali dijumpai. Terutama di desa Kalipuru Kebumen.

Muslihan, seorang siswa SMK N1 Kebumen mencoba merekam keunikan yang terjadi di desanya ini. Dirinya tinggal di Kaligowong Wonosobo, sedangkan untuk menuju Kalupuru Kebumen dirinya hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Ya karena tempatnya ia tinggal merupakan daerah perbatasan Kebumen-Wonosobo.

Di Kalipurulah aktifitas keseharian Pak Dasiran direkam menjadi sebuah film Dokumenter berjudul Jenitri. Pak Dasiran seorang yang mengelola Jenitri menjadi bernilai jual tinggi. Ia sudah hampir 10-15 tahun menekuni usaha Jenitri. Dirinya bercerita bahwa tak ada satupun pengusaha Jenitri yang rugi, karena harga jenitri terbilang sangat tinggi. Bahkan dirinya pernah bercerita 2 butir jenitri terjual bisa digunakan untuk membeli motor. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2014 in BERITA TERBARU

 

CABAI PEDAS, GULA MANIS

Catatan Produksi Film Dokumenter SMKN1 Kebumen #3

Para Kru menggunakan alat seadanya saat produksi film dokumenter

Para Kru menggunakan alat seadanya saat produksi film dokumenter

Sore hari tepat di tanggal 17 Agustus 2014, para siswa SMK N1 Kebumen ini sudah berada di bibir pantai Petanahan Kebumen untuk merekam Sunset di pantai. Film ke-3 berlanjut setelah film Batik usai diproduksi.

Setelah semalam beristirahat dirumah sederhana di wilayah Pantai Petanahan Kebumen, Novi Nurkhaeni gadis mungil berparas cantik berwajah sendu ini mengajak teman-temannya untuk merekam aktifitas keluarga mas Didik yang bekerja sebagai petani cabai di daerah tersebut. Selain itu, orang tuanya juga mengolah air kelapa menjadi gula jawa untuk dijual keberbagai daerah.

Didik seorang petani Cabai muda yang menginspirasi Novi untuk membuat film dokumenter tentang cabai menjadikan Produksi Film Dokumenter ke-3 ini lain dari pada yang lain. Ya tema pertanian / agriculture diangkat dalam film ini.

Selain bercerita tentang proses menanam cabai, Novi juga mengupas kegunaan cabai dalam kehidupan sehari-hari. Kandungan vitaminnya serta bermacam manfaat cabai dalam dunia medis. Film yang mengupas tentang cabai dan gula ini akhirnya diberi judul Pedas Manis Kehidupan.

Bagi Novi, keluarga sesederhana mas Didik, dengan usahanya sebagai petani cabai dibantu orang tuanya yang penderes kelapa bisa menjalani hidup yang apa adanya. Meski sering kekurangan namun semangat untuk bertani tetap dimiliki oleh Mas Didik selaku generasi muda yang mencintai daerahnya. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2014 in 1, BERITA TERBARU

 

BATIK TANURAKSAN KEBUMEN

Catatan Produksi Film Dokumenter SMKN1 Kebumen #2

Para siswa SMKN1 Kebumen saat produksi film dokumenter

Para siswa SMKN1 Kebumen saat produksi film dokumenter

Di Gemeksekti sebuah desa di wilayah Karang Sambung Kebumen berkembanglah Batik yang sudah ada sejak abad XIX. Yang dibawa oleh para pedagang Islam dan mulai berkembang sampai saat ini.

Minggu, 17 Agustus 2014 tepat di hari Ulang Tahun RI yang ke 69, para siswa SMKN1 Kebumen melaksanakan produksi Film Dokumenter yang ke 2, usai melaksanakan upacara singkat penghormatan bendera merah putih di sebuah halaman rumah di dusun Ampel Karangsari.

Film yang kedua ini memang mengangkat tentang Batik. Batik yang berkembang di desa Gemeksekti. Di desa ini ada sebuah showroom bernama SEKAR JAGAD, dimana ditempat itu didisplay banyak kain batik bermotif indah hasil olahan masyarakat Kebumen. Selain digunakan sebagai oleh-oleh, batik-batik tersebut juga dijadikan pakaian yang siap pakai yag bisa didapatkan d Showroom Sekar Jagad milk bu Khikmah ini.

Film batik yang digarap oleh Neni Rohayatun seorang gadis cantik berjilbab, hendak mengabadikan moment istimewa aktifitas ibu-ibu muda membatik dengan cantingnya. Sehingga film ini diberi judul, Goresan Canting Gemeksekti. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2014 in 1, BERITA TERBARU

 

EKSOTISME NDOLALAK

Catatan Produksi Film Dokumenter SMKN1 Kebumen
suuuuuuuu (1)
Sabtu, 16 Agustus 2014. Pagi-pagi benar 8 siswa SMKN1 Kebumen dibantu beberapa siswa dari SMK Muhammadiyah Majenang sudah berada di Pekunden, sebuah desa diatas bukit di kecamatan Kutowinangun. Di desa ini suasananya masih sangat asri. Air mengalir dari mata air, beberapa orang bahkan memanfaatkan air yang mengalir tersebut untuk dikumpulkan dalam galon untuk kebutuhan minum sehari-hari. Sebagian memanfaatkan untuk mandi dan mencuci pakaian.

Dian Maftukhatim seorang siswi SMK N1 Kebumen yang bertempat tinggal tak jah dari Pekunden mencoba merekam aktifitas di desa tersebut. Tak hanya Keasrian desa dan aktifitas warganya, namun juga kesenian yang berkembang di Desa itu. Ya, melalui film dokumenter yang digarapnya ia mencoba mengupas sebuah kesenian yang berkembang dari masa ke masa, yaitu Ndolalak.

Di desa Pekunden ini ada sebuah kelompok kesenian Ndolalak yang menamakan dirinya Krida Arum Sari. Kelompok ini sering diminta mementaskan kesenian Ndolalak untuk hari-hari tertentu. Pendirinya adalah Pak Muritno. Pk Muritno berasal dari Purworjo dan berdomisili di Pekunden Kebumen. Dirinya membawa kesenian tersebut dari Purworejo dan dikembangkan di Kebumen. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2014 in 1, INFORMASI

 

Perlakukan kamera seperti kekasihmu (Teguh Rusmadi)

Teguh Rusmadi memberikan materi di Sangkanparan

Teguh Rusmadi memberikan materi di Sangkanparan

Belajar mengoperasikan kamera ini merupakan hal yang sangat mendasardalam multimedia. Ya sebelum peserta Prakerin 2014 di Sangkanparan ini memproduksi film, mereka terlebih dahulu harus belajar bagaimana cara mengoperasikan kamera. Kegiatan yang dari tahun ke tahun di lakukan oleh Sangkanparan ini merupakan bentuk sumbangsih terhadap dunia Pendidikan di bidang Multimedia. Hingga saat inipun Sangkanparan bersama dengan segenap orang-orang yang berada didalamnya masih rela meluangkan waktunya untuk berbagi, memberikan sedikit ilmu kepada adik-adik SMK Multimedia yang ingin belajar tentang Audio Visual.

Teguh Rusmadi, yang telah beberapa kali menjadi mentor serta pendamping prodduksi film di Sangkanpara, masih rela meluangkan waktu untuk berbagi dihadapan 19 siswa SMK dari berbagai ssekolah ini. Ya, tepat 7 Juli 2014 Teguh Rusmadi memberikan materi cara mengoperasikan kamera. Atau yang sering disebut Tekhnik Pengambilan Gambar. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 16, 2014 in BERITA TERBARU

 

Nonton Film sebagai Referensi bersama

Para siswa di Sangkanparan sedang menonton film

Para siswa di Sangkanparan sedang menonton film

Meresum film adalah salah satu program yang wajib dilakukan di Sangkanparan. Meresum adalah sebuah proses menuliskan kembali apa yang baru saja di lihat. Istilah lainnya yaitu membongkar film, dari berbagai sudut pandang. Dari ceritanya, cara bertutur filmnya, gambarnya, hingga pada akhirnya ditemukan kelebihan serta kekurangan dari film yang ditonton.

Meresum film adalah salah satu upaya memberikan referensi kepada siswa untuk kemudian di kaji bersama. Mereka diajak memahami serta berpikir bagaimana menciptakan gambar yang tertata dan rapi untuk sebuah film, mereka diajak untuk berpikir tentang cara bertutur yang baik dalam sebuah film, agar film bisa dipahami oleh penonton.

Sebelum para siswa ini praktek membuat film, wajib hukumnya mereka mendapatkan referensi tontonan film yang beragam jenis. Melalui referensi tersebut, diharapkan mampu lahir ide-ide baru yang segar untuk dikemas menjadi tontonan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 16, 2014 in 1, BERITA TERBARU

 

Hernaedy Berbagi Ilmu Fotografi di Sangkanparan

Suasana di TBM Sangkanparan

Suasana di TBM Sangkanparan

Hernaedy Sidharta atau yang kerap disapa Acong ini, dulunya memang pernah belajar di Sangkanparan. Ya melalui karyanya yang berjudul “Aku Indonesia” mampu menjadikan dirinya menjadi seorang fotografer handal seperti saat ini. Film garapannya tersebut pernah diganjar Penghargaan sebagai video Terbaik dalam ajang Kompetisi Video Online Bhineka Tinggal Duka dengan tema (in)Toleransi. Hadiah dari kompetisi tersebut menjadi modal baginya untuk membeli kamera DSLR Canon 60D yang ia gunakan sampai saat ini. Dirinya kemudian melanjutkan kuliah di sebuah kampus swasta di Bandung.

Tak jauh berbeda dengan masa ia duduk di SMK Dr. Soetomo, dirinya kemudian mempelajari banyak hal tentang multimedia. Dirinya saat ini aktif dalam berbagai organisasi serta kegiatan multimedia. Salah satunya adalah kegiatan fotografi yang hampir setiap hari ia lakukan bersama teman-temannya di Bandung. Read the rest of this entry »

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 16, 2014 in BERITA TERBARU